Ahmad Ali Berdayakan Warga Miskin untuk Atasi Stunting
Senin, 04 November 2024 - 16:55 WIB
Cagub Sulteng nomor urut 1, Ahmad HM Ali akan memberdayakan warga untuk penanganan stunting. Foto/istimewa
SULTENG - Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor urut 1, Ahmad HM Ali menegaskan penanganan stunting atau gagal tumbuh kembang anak perlu dilakukan mulai dari akarnya. Menurutnya, salah satu penyebab stunting adalah karena rumah tangga yang miskin.
“Karena keluarga miskin tidak mampu memperoleh asupan gizi yang tepat,” kata Ahmad di Palu, Senin (4/11/2024).
Oleh karena itu, dalam penanganan jangka panjang stunting di Sulteng, Ahmad bersama calon wakil Gunermur, Abdul Karim Al Jufri akan memberdayakan warga miskin lewat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Ekonomi warga kita perbaiki dulu. Ketika ekonomi tercukupi, secara bertatap stunting itu hilang di Sulteng,” ungkapnya.
Baca juga: Bantuan Seragam Sekolah Gratis Ahmad Ali Disambut Antusias Warga Sigi
Ahmad menambahkan, pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan sektor swasta dan masyarakat secara luas. “Tentu pemerintah di depan dalam penanganan. Namun, kita semua juga dapat berkontribusi dalam upaya bersama mencegah stunting pada anak,” tandasnya.
Stunting merupakan kondisi yang terjadi akibat kekurangan gizi kronis dan sering mengalami infeksi, ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangan fisik anak yang tidak mencapai standar.
“Karena keluarga miskin tidak mampu memperoleh asupan gizi yang tepat,” kata Ahmad di Palu, Senin (4/11/2024).
Oleh karena itu, dalam penanganan jangka panjang stunting di Sulteng, Ahmad bersama calon wakil Gunermur, Abdul Karim Al Jufri akan memberdayakan warga miskin lewat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Ekonomi warga kita perbaiki dulu. Ketika ekonomi tercukupi, secara bertatap stunting itu hilang di Sulteng,” ungkapnya.
Baca juga: Bantuan Seragam Sekolah Gratis Ahmad Ali Disambut Antusias Warga Sigi
Ahmad menambahkan, pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan sektor swasta dan masyarakat secara luas. “Tentu pemerintah di depan dalam penanganan. Namun, kita semua juga dapat berkontribusi dalam upaya bersama mencegah stunting pada anak,” tandasnya.
Stunting merupakan kondisi yang terjadi akibat kekurangan gizi kronis dan sering mengalami infeksi, ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangan fisik anak yang tidak mencapai standar.
Lihat Juga :