Atang Trisnanto Ajak Kampus Rumuskan Ikonik Digitalisasi Kota Bogor
Rabu, 30 Oktober 2024 - 06:17 WIB
Mereka, kata Atang, hanya kenal bambu runcing, buku dari kertas yang terbatas, tidak ada telepon genggam, tapi sumpahnya mengiringi kemerdekaan Indonesia sampai sekarang dan seterusnya. “Pelayanan digital Kota Bogor sudah cukup banyak, baik di bidang kesehatan maupun perizinan. Namun demikian, apakah warga Bogor sudah hafal satu-satu layanan digital yang ada dan gemar menggunakannya? Layanan sudah userfriendly dan terintegrasi dan dijamin aman? Belum tentu,” katanya.
Atang menilai hanya anak muda Bogor yang bisa menyelesaikan masalah digitalisasi yang mudah digunakan dan menarik untuk digunakan masyarakat pada umumnya, serta dengan keamanan sistem yang kuat melindungi data layanan dan pribadi pengguna. Sigapnya Presiden Prabowo membentuk Kementerian komunikasi dan Digital diharapkan dapat mengantisipasi serangan siber dalam bentuk ransomware yang pernah terjadi pada Pusat Data Nasional Sementara 2 Juni 2024.
Serangan itu menyebabkan lumpuhnya server sejumlah lembaga dan kementerian, termasuk Ditjen Imigrasi. Pasangan Atang-Annida, lanjutnya, jika terpilih akan membuka selebar-lebarnya kajian digital bersama universitas, komunitas hingga menghasilkan layanan digital kota yang betul-betul ikonik.
Mereka mengusung visi Bogor Nyaman untuk semua dengan salah satu misinya, Bogor Nyaman Pelayanannya. Bogor Smart System yang menjadi salah satu program unggulan paslon Cawalkot kolaborasi generasi X dan Z ini salah satunya menginginkan ada sistem pelayanan digital yang menjadi andalan warga, untuk mengembangkan perekonomian, pariwisata, perizinan, kesehatan melalui super aplikasi atau super app.
“Dulu Presiden Soekarno bilang, beri aku 10 pemuda, maka akan ku guncang dunia. Maka untuk Kota Bogor, beri aku (Atang) 10 pemuda, maka super app akan lahir sangat ikonik dikenang manis warga Bogor,” pungkasnya.
Atang menilai hanya anak muda Bogor yang bisa menyelesaikan masalah digitalisasi yang mudah digunakan dan menarik untuk digunakan masyarakat pada umumnya, serta dengan keamanan sistem yang kuat melindungi data layanan dan pribadi pengguna. Sigapnya Presiden Prabowo membentuk Kementerian komunikasi dan Digital diharapkan dapat mengantisipasi serangan siber dalam bentuk ransomware yang pernah terjadi pada Pusat Data Nasional Sementara 2 Juni 2024.
Serangan itu menyebabkan lumpuhnya server sejumlah lembaga dan kementerian, termasuk Ditjen Imigrasi. Pasangan Atang-Annida, lanjutnya, jika terpilih akan membuka selebar-lebarnya kajian digital bersama universitas, komunitas hingga menghasilkan layanan digital kota yang betul-betul ikonik.
Mereka mengusung visi Bogor Nyaman untuk semua dengan salah satu misinya, Bogor Nyaman Pelayanannya. Bogor Smart System yang menjadi salah satu program unggulan paslon Cawalkot kolaborasi generasi X dan Z ini salah satunya menginginkan ada sistem pelayanan digital yang menjadi andalan warga, untuk mengembangkan perekonomian, pariwisata, perizinan, kesehatan melalui super aplikasi atau super app.
“Dulu Presiden Soekarno bilang, beri aku 10 pemuda, maka akan ku guncang dunia. Maka untuk Kota Bogor, beri aku (Atang) 10 pemuda, maka super app akan lahir sangat ikonik dikenang manis warga Bogor,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :