Aktivis Perempuan: Program Posyandu Keluarga Sitti Rohmi Berhasil Turunkan Angka Stunting di NTB

Kamis, 10 Oktober 2024 - 09:00 WIB
Menurut dia, Sitti Rohmi membuat Posyandu Keluarga tidak hanya berfokus pada kesehatan anak-anak tetapi juga seluruh anggota keluarga, dari bayi hingga lanjut usia. Transformasi ini membawa angin segar dalam dunia kesehatan di NTB.

Sitti Rohmi Djalilah memperluas peran Posyandu dengan memberdayakan kader-kader sebagai agen perubahan yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan keluarga dan lingkungan.

“Lewat pendekatan partisipatif, Sitti Rohmi melibatkan masyarakat dalam gerakan ini, menjadikan Posyandu bukan hanya layanan kesehatan, tetapi juga pusat edukasi dan ketahanan keluarga berbasis lingkungan,” ungkapnya.

Baca juga: Aksi Senyap Jenderal Kopassus Sutiyoso Lumpuhkan Pentolan GAM Tanpa Baku Tembak

Pada tahun 2019, hanya 14% Posyandu di NTB yang telah bertransformasi menjadi Posyandu Keluarga. Namun, berkat komitmen Sitti Rohmi dan dukungan berbagai pihak, angka ini melonjak menjadi 100%.

Pada 2021 setelah diterbitkannya Peraturan Gubernur Nomor 30 Tahun 2021. Hingga pertengahan 2023, terdapat 7.724 unit Posyandu Keluarga di seluruh NTB. Revitalisasi Posyandu di NTB telah memberikan dampak positif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!