Sejarah Perang Bubat Jadi Aib Terbesar Majapahit di Nagarakretagama dan Pararaton

Selasa, 08 Oktober 2024 - 09:00 WIB
Dari perkawinan itu lahir Bhre Lasem Sang Ahayu. Bhatara Hyang Parameswara adalah Bhre Wengker, suami Bhre Daha Dyah Wiyat Sri Rajadewi Maharajasa.Bhre Lasem Sang Ahayu dalam Pararaton ini sama dengan Kusumawardhani dalam Nagarakretagama pupuh VII/4.

Sejak kecil Kusumawardhani telah dipacangkan dengan Bhre Mataram Wikramawardhana, putra sulung Bhre Pajang. Jadi Wikramawardhana dan Kusumawar- dhani menurut aluran adalah saudara sepupu.

“Berkat perkawinannya Kusumawardhani maka Wikramawardhana menjadi raja mahkota yang berhak mewaris Kerajaan Majapahit sepeninggal Sri Rajasanagara, atau Hayam Wuruk,” kata buku “Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit”, dari sejarawan Prof. Slamet Muljana.

Nagarakretagama pupuh LXXXVI menyediakan uraian agak panjang tentang Bubat, namun sama sekali tidak menyinggung Perang Bubat, antara tentara Majapahit dan tentara Sunda pada tahun 1357.

Baca juga: Kisah Rekonsiliasi Hubungan Hayam Wuruk dan Gajah Mada, Berlibur ke Pantai Pasca Perang Bubat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!