Misteri Mister Gendeng Sesepuh PKI yang Pengaruhi DN Aidit
Senin, 30 September 2024 - 14:24 WIB
Jauh sebelum memimpin PKI dan peristiwa G30S, DN Aidit diketahui telah banyak dipengaruhi oleh Mr Jusuf yang akrab disapa Mister Gendeng.
Mister Gendeng diketahui merupakan seorang revolusioner senior asal Jawa Timur yang aktif di Gerindo (Gerakan Rakyat Indonesia). Meski begitu, sosoknya ini sangat jarang diceritakan dalam sejarah Kemerdekaan Indonesia.
Baca juga: Kisah Pidato Terakhir DN Aidit Sebelum Dieksekusi
Gendeng dalam bahasa Jawa berarti "Gila", hal itu menunjukkan kegilaannya karena sangat berani melawan Jepang. Ia bahkan tak gentar memaki-maki Jepang di depan umum.
Karena itulah mulai banyak pemuda yang termasuk Aidit, kagum terhadap Mister Gendeng. Di mana kala itu, Mr Jusuf dikenal sebagai pemimpin Joyoboyo, yakni gerakan anti fasis yang diketahui berasal dari wilayah karesidenan Besuki (Tapal Kuda atau Lumajang, Jember dan sekitarnya), Jawa Timur.
Setelah mendapatkan ijazah hukum dari Leiden Belanda tahun 1937, Mr Jusuf kabarnya pernah bekerja di departemen dalam negeri.
Setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, tepatnya pada 21 Oktober 1945, Mr Jusuf secara resmi mendirikan kembali PKI setelah pada tahun 1926 hancur karena gagal melakukan pemberontakan.
Mister Gendeng diketahui merupakan seorang revolusioner senior asal Jawa Timur yang aktif di Gerindo (Gerakan Rakyat Indonesia). Meski begitu, sosoknya ini sangat jarang diceritakan dalam sejarah Kemerdekaan Indonesia.
Baca juga: Kisah Pidato Terakhir DN Aidit Sebelum Dieksekusi
Gendeng dalam bahasa Jawa berarti "Gila", hal itu menunjukkan kegilaannya karena sangat berani melawan Jepang. Ia bahkan tak gentar memaki-maki Jepang di depan umum.
Karena itulah mulai banyak pemuda yang termasuk Aidit, kagum terhadap Mister Gendeng. Di mana kala itu, Mr Jusuf dikenal sebagai pemimpin Joyoboyo, yakni gerakan anti fasis yang diketahui berasal dari wilayah karesidenan Besuki (Tapal Kuda atau Lumajang, Jember dan sekitarnya), Jawa Timur.
Setelah mendapatkan ijazah hukum dari Leiden Belanda tahun 1937, Mr Jusuf kabarnya pernah bekerja di departemen dalam negeri.
Setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, tepatnya pada 21 Oktober 1945, Mr Jusuf secara resmi mendirikan kembali PKI setelah pada tahun 1926 hancur karena gagal melakukan pemberontakan.
Lihat Juga :