Elektabilitas Khofifah Kokoh Teratas, Tinggalkan Risma dan Luluk
Minggu, 29 September 2024 - 21:32 WIB
"Simulasi 3 nama di sini nama yang kita take out adalah wakilnya. Misal wakilnya Mba Khofifah, Emil Elestianto Dardak, dan hasilnya dengan sendirinya pendukung Emil memilih Khofifah," kata Burhanuddin dalam siaran di Youtube Indikator Politik Indonesia, Minggu (29/9/2024).
Menurutnya, Khofifah-Emil merupakan pasangan yang saling memberi dampak positif besar bukan hanya dari sisi kompetensi. Namun juga melihat dari kekuatan daya elektoral yang tentunya bisa saling melengkapi di basis masanya sendiri-sendiri.
Maka demikian daya elektoral keduanya bila bersatu tentu akan memberikan perolehan yang dahsyat secara elektoral. Sehingga hal tersebut tentu memberikan keuntungan dengan membuka lebarnya kemenangan pada Pilgub Jatim mendatang. "Ketika nama Emil di-take out langsung ngumpul di Khofifah," tuturnya.
Survei dilakukan Indikator Politik Indonesia pada periode 9-14 September 2024. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Jawa Timur yang punya hak pilih dalam pilkada, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih. Baca juga: Pilgub Jatim 2024, Khofifah-Emil Dapat Nomor Urut 2, Luluk-Lukman 1 dan Risma-Gus Hans 3
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1.000 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.000 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 3,2% pada tingkat kepercayaan 95%.
Menurutnya, Khofifah-Emil merupakan pasangan yang saling memberi dampak positif besar bukan hanya dari sisi kompetensi. Namun juga melihat dari kekuatan daya elektoral yang tentunya bisa saling melengkapi di basis masanya sendiri-sendiri.
Maka demikian daya elektoral keduanya bila bersatu tentu akan memberikan perolehan yang dahsyat secara elektoral. Sehingga hal tersebut tentu memberikan keuntungan dengan membuka lebarnya kemenangan pada Pilgub Jatim mendatang. "Ketika nama Emil di-take out langsung ngumpul di Khofifah," tuturnya.
Survei dilakukan Indikator Politik Indonesia pada periode 9-14 September 2024. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Jawa Timur yang punya hak pilih dalam pilkada, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih. Baca juga: Pilgub Jatim 2024, Khofifah-Emil Dapat Nomor Urut 2, Luluk-Lukman 1 dan Risma-Gus Hans 3
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1.000 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.000 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 3,2% pada tingkat kepercayaan 95%.
(poe)
Lihat Juga :