Mengenal Tantra Kiri, Ritual Raja Singasari yang Tewas Diserang Jayakatwang
Sabtu, 28 September 2024 - 10:02 WIB
Cara-cara demikian bertujuan untuk mencapai kemanunggalan dengan lebih dulu menaklukkan rasa takut dalam diri. Oleh karena itu, praktik Tantra Kiri sering pula berhubungan dengan hal-hal yang menyeramkan, misalnya ritual dilaksanakan di kuburan.
Adapun istilah yang digunakan untuk menyebut praktik ritual Tantra Kiri ialah Pancamakalapuja, yaitu lima cara untuk mencapai sensasi rohani menuju puncak penyatuan mistik. Kelimanya meliputi mada, yaitu menenggak minuman keras sepuasnya, dua matsya, makan ikan sepuasnya, tiga mudra, melakukan gerakan tangan (mudra) mistik sepuasnya, empat māmsa, memakan daging sepuasnya, dan terakhir maithuna, melakukan hubungan seksual sepuasnya.
Baca juga: 54 Pamen Berpangkat Kombes Dimutasi Kapolri ke Daerah, Ini Nama-namanya
Berbekal lima cara di atas, para pelaku Tantra Kiri berusaha melampaui segala "rasa" dengan cara "menikmati sepuasnya hingga mencapai titik jenuh, sehingga tiada lagi hasrat untuk melakukannya. Namun demikian, Pancamakalapuja harus dilakukan dengan aturan-aturan khusus, tidak bisa dilakukan sembarangan.
Adapun istilah yang digunakan untuk menyebut praktik ritual Tantra Kiri ialah Pancamakalapuja, yaitu lima cara untuk mencapai sensasi rohani menuju puncak penyatuan mistik. Kelimanya meliputi mada, yaitu menenggak minuman keras sepuasnya, dua matsya, makan ikan sepuasnya, tiga mudra, melakukan gerakan tangan (mudra) mistik sepuasnya, empat māmsa, memakan daging sepuasnya, dan terakhir maithuna, melakukan hubungan seksual sepuasnya.
Baca juga: 54 Pamen Berpangkat Kombes Dimutasi Kapolri ke Daerah, Ini Nama-namanya
Berbekal lima cara di atas, para pelaku Tantra Kiri berusaha melampaui segala "rasa" dengan cara "menikmati sepuasnya hingga mencapai titik jenuh, sehingga tiada lagi hasrat untuk melakukannya. Namun demikian, Pancamakalapuja harus dilakukan dengan aturan-aturan khusus, tidak bisa dilakukan sembarangan.
(kri)
Lihat Juga :