Korban Ledakan Dahsyat Tabung Gas di Deli Serdang Teridentifikasi

Kamis, 27 Agustus 2020 - 20:41 WIB
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Pol Abu Bakar Tertusi yang mendapatkan laporan peristiwa ini juga ikut turun ke lokasi kejadian. Dia menyebutkan, adapun penyebab ledakan pada bengkel milik Suriono itu terjadi, diduga lantaran satu tabung gas elpiji yang dipergunakan untuk mengelas/potong besi meledak, yang saat itu sedang digunakan oleh korban Erwin yang meninggal di tempat.

"Selain korban tewas dan luka-luka, empat unit mobil dan satu sepeda motor rusak. Sedangkan rumah warga yang bertetangga dengan bengkel las juga mengalami kerusakan pada bagian dinding, atap dan jendela," ungkapnya.

Abu Bakar menambahkan, saat ini lokasi kejadian sudah diberi police line. Sedangkan untuk kerugian material, ujar dia, sejauh ini belum dapat ditaksir. (Baca juga: Samanhudi Dipindah dari Lapas Blitar, Tim Henry-Yasin Makin Optimis )

"Jumlah tabung ( gas elpiji 12 kg) yang meledak ada lima unit. Setelah berkoordinasi dengan Kasubden Jibom, diketahui bahwa tidak ada unsur bahan peledak (bom). Sehingga Hal ini diduga akibat kurangnya kehati-hatian (kelalaian)," ungkapnya.



Terpisah, Kasubdit Pelayanan Masyarakat Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan mengatakan, rumah warga yg bertetangga degan bengkel las juga mengalami kerusakan pada bagian dinding, atap dan jendela

"Kejadian ini di duga akibat meledak nya tabung gas ( tinggi lebih kurang 1,5 m) yg di pergunakan untuk las dan potong besi," ungkapnya. (Baca juga: SSC: Nasionalis-Religius Berpotensi Menang Pilwali Surabaya )

Menurutnya, dari peristiwa itu kerugian material hingga saat ini belum dapat ditaksir dan saat ini TKP sudah di police line oleh Unit Reskrim Polsek Binjai. "Diuga akibat meledak nya tabung gas elpiji (12 kg) sebanyak 5 tabung, akibat kurang hati-hati atau kelalaian," tandasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!