Profil AKP Hardi Meidikson Samula, Polisi Pengungkap Kasus Bocah Dililit Lakban
Kamis, 26 September 2024 - 06:12 WIB
Kasat Reskrim Polres Cilegon itu berhasil mengungkap kasus yang menyedot perhatian publik dibantu tim dari Polda Banten juga tim Polres Lebak dibawah komando Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Wisnu Adicahya.
SINDOnews coba menggali profil dari AKP Hardi. Dia merupakan jebolan akademi kepolisian (Akpol) tahun 2013. Pertama bertugas Hardi Polres Nunukan, Polda Kalimantan Utara pada tahun 2014 sebagai Kanit Tipidter.
Di tahun 2016 Hardi bergeser ke Bareskrim Polri tepatnya di Direktorat Tipikor. Disitu, ayah dari 3 anak ini terlibat dalam kasus pengungkapan korupsi pengeboran minyak Cepu pada tahun 2017.
Baca juga: 3 Kombes Dimutasi Jadi Kapolres di Jajaran Polda Jatim, Ini Sosoknya
Tepat di tahun 2018, Polda Kaltim dipecah ke Polda Kalimantan Utara (Kaltara). Skill dalam mengungkap kasus korupsi membuat Hardi kembali dipercaya menjabat Kanit Tipikor Krimsus Kaltara.
Di situ, pria yang hobi berolahraga badminton ini berhasil mengungkap kasus pembangkit listrik tenaga Surya yang menyeret Kementerian Desa Tertinggal. Hebatnya, Hardi juga sukses mengembalikan dana negara sebesar Rp11 miliar dari pajak.
SINDOnews coba menggali profil dari AKP Hardi. Dia merupakan jebolan akademi kepolisian (Akpol) tahun 2013. Pertama bertugas Hardi Polres Nunukan, Polda Kalimantan Utara pada tahun 2014 sebagai Kanit Tipidter.
Di tahun 2016 Hardi bergeser ke Bareskrim Polri tepatnya di Direktorat Tipikor. Disitu, ayah dari 3 anak ini terlibat dalam kasus pengungkapan korupsi pengeboran minyak Cepu pada tahun 2017.
Baca juga: 3 Kombes Dimutasi Jadi Kapolres di Jajaran Polda Jatim, Ini Sosoknya
Tepat di tahun 2018, Polda Kaltim dipecah ke Polda Kalimantan Utara (Kaltara). Skill dalam mengungkap kasus korupsi membuat Hardi kembali dipercaya menjabat Kanit Tipikor Krimsus Kaltara.
Di situ, pria yang hobi berolahraga badminton ini berhasil mengungkap kasus pembangkit listrik tenaga Surya yang menyeret Kementerian Desa Tertinggal. Hebatnya, Hardi juga sukses mengembalikan dana negara sebesar Rp11 miliar dari pajak.
Lihat Juga :