Pelajar di Bengkulu Dikeroyok dan Diserang Orang Tak Dikenal, Punggung Disabet Celurit

Senin, 23 September 2024 - 10:44 WIB
"Korban bersama rekannya membuat janji untuk nongkrong di daerah persawahan yang terletak di Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan. Usai nongkrong bersama rekannya dan ingin pulang," ujarnya, Senin (23/9/2024).

"Dalam perjalanan, salah satu rekan korban diberhentikan salah satu terduga pelaku dan langsung memukulinya. Pemukulan itu diikuti terduga pelaku lainnya. Selain rekannya, korban pun juga dikeroyok terduga pelaku," sambungnya.

Pengeroyokan ini, lanjut Simanjuntak, diketahui warga setempat dan langsung dibubarkan. Namun, saat dibubarkan salah satu sepeda motor terduga pelaku tertinggal di lokasi tempat kejadian perkara. Kendaraan milik terduga pelaku itu dibawa korban dengan diiringi rekannya.

Saat dalam perjalanan mengendarai sepeda motor terduga pelaku, kata Simanjuntak, korban diikuti tiga terduga pelaku yang menggunakan sepeda motor dengan berboncengan tiga. Di mana salah satu terduga pelaku yang duduk di belakang membawa satu bilah senjata tajam jenis celurit.

Tak lama kemudian, korban dan rekannya kembali dihampiri terduga pelaku. Secara tiba-tiba terduga pelaku yang membawa senjata tajam jenis celurit, langsung menusuk korban ke arah punggung belakang yang sedang mengendarai sepeda motor milik terduga pelaku. Akibatnya, korban terjatuh di aspal.

Ketika korban terjatuh, Simanjuntak menuturkan, tiga terduga pelaku langsung memberhentikan sepeda motor dan mengeroyok korban dengan cara meninju bagian tubuh, menginjak bagian tubuh, dan terduga pelaku kembali menusuk korban di bagian punggung belakang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!