Momen Nahas Pemerintah Kolonial Keruk Kekayaan Alam Malang untuk Biayai Perang
Sabtu, 21 September 2024 - 10:22 WIB
Salah satu bangunan ikonik di Kota Malang. Foto/Istimewa
MALANG - Sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Malang menjadikan wilayah ini dianggap daerah penting bagi Belanda. Tak ayal Malang dijadikan pendapatan utama pemerintahan kolonial Belanda, demi menghasilkan pundi-pundi cuan bagi mereka.
Sejarawan Universitas Negeri Malang (UM) Reza Hudianto mengatakan, Malang menjadi penghasil perkebunan dan kekayaan alam yang jadi incaran Belanda. Sebelum bangunan di Bouwplan satu sampai delapan dicanangkan sebagian besar Malang perkebunan tebu.
“Kota Malang memang kepemilikan tanahnya masih milik pabrik gula Rejoagung, sebagian milik rakyat. Mayoritas masih perkebunan,” kata Reza Hudianto dalam keterangannya, Sabtu (21/9/2024).
Baca juga: Kisah Tragis Lettu Sudaryanto, Gugur dalam Pelukan Prabowo Subianto di Operasi Seroja Timor Timur
Sejarawan Universitas Negeri Malang (UM) Reza Hudianto mengatakan, Malang menjadi penghasil perkebunan dan kekayaan alam yang jadi incaran Belanda. Sebelum bangunan di Bouwplan satu sampai delapan dicanangkan sebagian besar Malang perkebunan tebu.
“Kota Malang memang kepemilikan tanahnya masih milik pabrik gula Rejoagung, sebagian milik rakyat. Mayoritas masih perkebunan,” kata Reza Hudianto dalam keterangannya, Sabtu (21/9/2024).
Baca juga: Kisah Tragis Lettu Sudaryanto, Gugur dalam Pelukan Prabowo Subianto di Operasi Seroja Timor Timur
Lihat Juga :