5 Hal Menarik dalam Kisah Cinta Siu Ban Ci di Era Kerajaan Majapahit

Selasa, 17 September 2024 - 16:01 WIB
Namun rasa cemburu itu hanya bisa terpendam dalam hati Putri Champa, sebab suaminya memang telah berniat untuk menikahi gadis berdarah Tionghoa itu.

2. Prabu Brawijaya Menikahi Siu Ban Ci



Hari berikutnya, Syekh Betong dipanggil kembali menghadap Prabu Brawijaya. Pada saat itulah, penguasa Majapahit menyampaikan niatnya untuk menjadikan Siu Ban Ci sebagai garwa ampeyan atau istri selirnya.

Permintaan langsung dari Prabu Brawijaya ini mendapatkan persetujuan dari Syekh Betong. Siu Ban Ci akhirnya dibawa serta untuk menghadap Prabu Brawijaya, menggunakan tandu terbaik dari Puri Kanuruhan.

3. Kehamilan Siu Ban Ci Timbulkan Masalah

Prabu Brawijaya sangat mencintai Siu Ban Ci, yang semakin membuat Dewi Amarawati dibakar cemburu dan amarah. Dalam Babad Tanah Jawi diceritakan, saat Dewi Amarawati belum memiliki keturunan, Siu Ban Cai justru sudah hamil dari buah cintanya dengan Prabu Brawijaya.

Kehamilan Siu Ban Ci memperburuk hubungannya dengan Dewi Amarawati. Amarawati secara terang-terangan meminta Prabu Brawijaya menceraikan Siu Ban Ci. Namun, cinta yang tumbuh di hati Prabu Brawijaya tidak dapat dipadamkan.

4. Siu Ban Ci dipindahkan ke Palembang



Prabu Brawijaya tidak mampu menolak permintaan Dewi Amarawati. Siu Ban Ci akhirnya dikirim ke Palembang dalam kondisi hamil tiga bulan. Siu Ban Cai dititipkan kepada Adipati Palembang, Arya Damar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!