Sakit Hati Tak Dibelikan Barang, Perempuan di Sleman Sewa Orang Rampok Pacar Sendiri
Rabu, 11 September 2024 - 10:58 WIB
CW memaksa Sumardi untuk menyerahkan barang-barangnya, termasuk uang tunai, buku tabungan, dan handphone. Menurut pengakuan Sumardi, ia terkejut ketika DA meminta berhenti mendadak dan saat itulah CW muncul menodongkan pisau dan meminta barang-barang mereka.
"Saya tidak menyangka bahwa perampokan ini adalah bagian dari rencana pacarnya sendiri," ujarnya kepada wartawan.
Kapolres Sleman, AKP Rizky Adrian menjelaskan bahwa setelah penyelidikan terungkap bahwa DA yang merencanakan aksi tersebut. Motifnya didorong oleh masalah finansial dan rasa sakit hati karena pacarnya belum memenuhi permintaannya.
"DA mengaku telah membayar C-W sebesar Rp700 ribu dari yang dijanjikan Rp1 juta untuk menjalankan aksi tersebut," ungkapnya.
CW, pelaku utama menyebutkan bahwa ia awalnya tidak tahu tujuan dari permintaan D-A dan hanya menerima tawaran untuk merampok pacarnya dengan imbalan Rp 1 juta. Namun, setelah melakukan aksinya, ia hanya menerima Rp700 ribu.
"Saya tidak menyangka bahwa perampokan ini adalah bagian dari rencana pacarnya sendiri," ujarnya kepada wartawan.
Kapolres Sleman, AKP Rizky Adrian menjelaskan bahwa setelah penyelidikan terungkap bahwa DA yang merencanakan aksi tersebut. Motifnya didorong oleh masalah finansial dan rasa sakit hati karena pacarnya belum memenuhi permintaannya.
"DA mengaku telah membayar C-W sebesar Rp700 ribu dari yang dijanjikan Rp1 juta untuk menjalankan aksi tersebut," ungkapnya.
CW, pelaku utama menyebutkan bahwa ia awalnya tidak tahu tujuan dari permintaan D-A dan hanya menerima tawaran untuk merampok pacarnya dengan imbalan Rp 1 juta. Namun, setelah melakukan aksinya, ia hanya menerima Rp700 ribu.
Lihat Juga :