Kisah Pasukan Tartar Kalah Perang di Pulau Jawa, Kaisar Khubilai Khan Murka Hukum Komandannya
Sabtu, 07 September 2024 - 06:11 WIB
Pasukan Cina mengalami kekalahan perang melawan koalisi pasukan Jawa-Madura. Pasukan itu dipimpin oleh Raden Wijaya dan Arya Wiraraja di pasukan Madura. Foto/Istimewa
Pasukan Cina mengalami kekalahan perang melawan koalisi pasukan Jawa-Madura. Pasukan itu dipimpin oleh Raden Wijaya dan Arya Wiraraja di pasukan Madura. Serangan ke tentara Tartar Cina itu dilangsungkan usai penaklukan Kerajaan Gelang-Gelang di Daha, yang dipimpin Jayakatwang.
Kalah berperang dengan Pasukan Jawa yang menerapkan strategi cerdik membuat tentara Tartar Cina menarik keseluruhan pasukannya. Penarikan ini setelah tentara Cina harus kehilangan 3 ribu pasukan di Pulau Jawa.
Baca juga: Akal Bulus Belanda Pecah Mataram Jadi 43 Daerah demi Upeti Kekayaan Alam Timur Jawa
Dikutip darı buku "Pararaton : Biografi Para Raja Singhasari-Majapahit", Sabtu (7/9/2024), dikisahkan bagaimana pasukan Tartar itu akhirnya kembali pulang ke Cina menggunakan kapal-kapal. Mereka berhasil membawa seratus orang tawanan perang, di antaranya merupakan para perwira kerajaan.
Sementara, Jayakatwang dan anaknya telah berhasil dibunuh terlebih dahulu. Pasukan Tartar ini akhirnya meninggalkan Pulau Jawa tanggal 24 bulan empat atau tepatnya 31 Mei 1293.
Setelah berlayar selama 68 hari, mereka tiba di Pelabuhan Quân-zhōu. Oleh-oleh yang dibawa dari Jawa berupa benda-benda emas, dupa, wewangian, kain, cula badak, gading, dan sebagainya. Seluruh barang tersebut ditaksir bernilai 500.000 tahil perak.
Kalah berperang dengan Pasukan Jawa yang menerapkan strategi cerdik membuat tentara Tartar Cina menarik keseluruhan pasukannya. Penarikan ini setelah tentara Cina harus kehilangan 3 ribu pasukan di Pulau Jawa.
Baca juga: Akal Bulus Belanda Pecah Mataram Jadi 43 Daerah demi Upeti Kekayaan Alam Timur Jawa
Dikutip darı buku "Pararaton : Biografi Para Raja Singhasari-Majapahit", Sabtu (7/9/2024), dikisahkan bagaimana pasukan Tartar itu akhirnya kembali pulang ke Cina menggunakan kapal-kapal. Mereka berhasil membawa seratus orang tawanan perang, di antaranya merupakan para perwira kerajaan.
Sementara, Jayakatwang dan anaknya telah berhasil dibunuh terlebih dahulu. Pasukan Tartar ini akhirnya meninggalkan Pulau Jawa tanggal 24 bulan empat atau tepatnya 31 Mei 1293.
Setelah berlayar selama 68 hari, mereka tiba di Pelabuhan Quân-zhōu. Oleh-oleh yang dibawa dari Jawa berupa benda-benda emas, dupa, wewangian, kain, cula badak, gading, dan sebagainya. Seluruh barang tersebut ditaksir bernilai 500.000 tahil perak.
Lihat Juga :