Bima Arya Sebut Kota Bogor Menuju Zona Merah Covid-19
Rabu, 26 Agustus 2020 - 17:52 WIB
Sebab, lanjut dia, pertumbuhan ekonomi saat ini luar biasa mengkhawatirkan. Indonesia minus 5,3% di kuartal II. Jika kuartal III dan IV masih minus bisa saja ke jurang resesi."Di Jawa Barat minus 5%, Kota Bogor lebih baik minus 4,53%. Di sini saya kira relevan untuk kita dalami. Yang masih positif urban farming, tanaman hias, komunikasi dan pendidikan. Karena itu kita harus membaca peta secara akurat. Musibah di mana, peluang dimana," ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Corona, Sri Nowo Retno, menjabarkan hari ini ada penambahan 14 kasus baru dan sembuh hanya 8 orang."Sedangkan untuk kasus probable hingga saat ini total sebanyak 54 orang, terdiri dari masih sakit 2 orang, sembuh 3 orang dan meninggal 49 orang. Hari ini tambahannya cuma 1 dari kasus probable," katanya.
Kemudian untuk kontak suspek (Orang Dalam Pemantauan/Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak total sebanyak 2.410, dengan rincian terdiri dari 37 meninggal, discarded atau sembuh/selesai 2.297 dan masih sakitnya 76 orang. "Hari ini penambahannya 16 orang untuk kasus suspek. Sedangkan kasus kontak erat (Orang Tanpa Gejala) total sebanyak 1.301 orang, selesai 1.113 orang, masih dalam karantina 188 orang," ucapnya.
Sementara itu, Juru Bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Corona, Sri Nowo Retno, menjabarkan hari ini ada penambahan 14 kasus baru dan sembuh hanya 8 orang."Sedangkan untuk kasus probable hingga saat ini total sebanyak 54 orang, terdiri dari masih sakit 2 orang, sembuh 3 orang dan meninggal 49 orang. Hari ini tambahannya cuma 1 dari kasus probable," katanya.
Kemudian untuk kontak suspek (Orang Dalam Pemantauan/Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak total sebanyak 2.410, dengan rincian terdiri dari 37 meninggal, discarded atau sembuh/selesai 2.297 dan masih sakitnya 76 orang. "Hari ini penambahannya 16 orang untuk kasus suspek. Sedangkan kasus kontak erat (Orang Tanpa Gejala) total sebanyak 1.301 orang, selesai 1.113 orang, masih dalam karantina 188 orang," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :