Korban Penembakan di Depan Kampus Unpad Mengaku Tak Punya Musuh

Rabu, 26 Agustus 2020 - 12:25 WIB
Ditanya tentang temannya, Qataz, yang juga menjadi korban dalam peristiwa itu, Yoga mengungkapkan bahwa tidak tahu pasti di mana luka tembak yang dialami temannya itu.

Saat ini, kondisi korban masih merasakan sakit akibat luka tembak yang mengenai wajahnya. "Yang kerasa sih pusing, sama ini (luka) kan juga masih diperban," ungkapnya. Yoga telah melaporkan kejadian penembakan tersebut ke Polsek Coblong pada Selasa (25/8/2020) malam. Korban juga telah menjalani visum et repertum.

Seementara itu, Kapolsek Coblong Kompol Hendra Virmanto mengatakan setelah menerima laporan korban Yoga Novan Yasin pada Selasa (25/8/2020) malam, Polsek Coblong langsung menindaklanjuti dengan menerbitkan surat penyelidikan dan melakukan pra-rekonstruksi. "Kami semalam sudah lakukan pra-rekonstruksi dan memeriksa beberapa saksi," kata Hendra.

Hendra belum dapat menyimpulkan apapun terkait kejadian ini. Pihaknya masih memerlukan waktu, untuk melakukan penyelidikan, mencari titik terang, guna mengindetifikasi pelaku penembak misterius tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yoga menceritakan kronologi kejadian melalui akun Instagram @yoganovan. Sebelum terjadi penembakan, sekitar pukul 23.00 WIB, dia bersama temannya Qataz berencana pulang setelah mengunjungi kedai angkringan yang tak jauh dari lokasi kejadian penembakan.

Yoga dan Qataz berboncengan motor meninggalkan kedai. Baru saja menjalankan motor sekitar 30 meter, Yoga dan temannya itu dipepet dan ditendang oleh pengendara motor Yamaha N-Max. Pelaku menodongkan senjata jenis pistol.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!