Kisah Pangeran Diponegoro Kerahkan Kawanan Bandit dan Perampok dalam Perang Melawan Belanda
Senin, 26 Agustus 2024 - 06:03 WIB
Pangeran Diponegoro konon pernah mengerahkan bandit dan kawanan perampok untuk melakukan perlawanan dalam perang melawan tentara penjajah kolonial Belanda. Foto/Ilustrasi/Ist
PANGERAN Diponegoro konon pernah mengerahkan bandit dan kawanan perampok untuk melakukan perlawanan dalam perang melawan tentara penjajah kolonial Belanda.
Saat itu para bandit dan perampok itu bergabung dengan pasukan Pangeran Diponegoro bersama kalangan petani hingga santri dan tokoh ulama.
Baca juga: Kisah Menegangkan Letjen TNI (Purn) Agus Rohman Antar Segepok Uang dalam Misi Berbahaya ke Timor Timur
Perampok yang ditakuti oleh masyarakat itu berhasil ditundukkan oleh Pangeran Diponegoro.
Bersama Pangeran Diponegoro kawanan perampok itu berjuang untuk mengusir penjajah Belanda. Memang sang pangeran ini kerap kali memanfaatkan kekuatan lokal pedesaan tempat sekitar lokasi perang.
Tugas utama mereka adalah mencegah kedatangan bala bantuan Belanda. Mereka diperintahkan untuk menebangi pohon-pohon dan ditaruh melintang di jalan, membakar jembatan-jembatan kayu, dan memblokade jalan dengan menggali lubang - lubang jebakan yang di dalamnya telah menunggu bambu-bambu runcing.
Saat itu para bandit dan perampok itu bergabung dengan pasukan Pangeran Diponegoro bersama kalangan petani hingga santri dan tokoh ulama.
Baca juga: Kisah Menegangkan Letjen TNI (Purn) Agus Rohman Antar Segepok Uang dalam Misi Berbahaya ke Timor Timur
Perampok yang ditakuti oleh masyarakat itu berhasil ditundukkan oleh Pangeran Diponegoro.
Bersama Pangeran Diponegoro kawanan perampok itu berjuang untuk mengusir penjajah Belanda. Memang sang pangeran ini kerap kali memanfaatkan kekuatan lokal pedesaan tempat sekitar lokasi perang.
Tugas utama mereka adalah mencegah kedatangan bala bantuan Belanda. Mereka diperintahkan untuk menebangi pohon-pohon dan ditaruh melintang di jalan, membakar jembatan-jembatan kayu, dan memblokade jalan dengan menggali lubang - lubang jebakan yang di dalamnya telah menunggu bambu-bambu runcing.
Lihat Juga :