Lobi Politik untuk Pilkada Jakarta, PDIP Bentuk Tim
Kamis, 15 Agustus 2024 - 16:31 WIB
Lebih lanjut Hasto menerangkan, saat pengumuman calon kepala daerah yang didukung partai berlambang banteng itu, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, tak menghadiri acara tersebut. Sebab kata Hasto, Said sedang menjalankan tugasnya untuk lobi-lobi politik.
"Misalnya kemarin Pak Said Abdullah di dalam pengumuman calon kepala daerah itu tidak hadir, karena beliau melakukan komunikasi-komunikasi politik itu," sambungnya.
Dirinya juga setuju dengan ucapanAhok, kalau partainya lebih mengutamakan kadernya sendiri yang maju dalam Pilkada Serentak 2024. Namun PDIP juga sadar terkait dinamika politik saat ini yang begitu dinamis.
"Pak Ahok betul, hal yang ideal bagi partai adalah mengusung kader sendiri dan itu sudah fungsi pendidikan politik kaderisasi kepemimpinan dan Pak Ahok juga melihat bagaimana realitas politiknya nanti," pungkasnya.
"Misalnya kemarin Pak Said Abdullah di dalam pengumuman calon kepala daerah itu tidak hadir, karena beliau melakukan komunikasi-komunikasi politik itu," sambungnya.
Dirinya juga setuju dengan ucapanAhok, kalau partainya lebih mengutamakan kadernya sendiri yang maju dalam Pilkada Serentak 2024. Namun PDIP juga sadar terkait dinamika politik saat ini yang begitu dinamis.
"Pak Ahok betul, hal yang ideal bagi partai adalah mengusung kader sendiri dan itu sudah fungsi pendidikan politik kaderisasi kepemimpinan dan Pak Ahok juga melihat bagaimana realitas politiknya nanti," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :