Kemenag di Perbatasan Berperan Strategis Sebarkan Konten Positif Keagamaan
Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:36 WIB
Seperti keberhasilan program Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA), transformasi layanan digital atau praktik moderasi beragama, menurutnya, menjadi isu seksi yang sangat diminati oleh kalangan media massa.
Baca juga: Profil AKBP Rano Hadiyanto, Kapolres Cirebon Kota Atasan Iptu Rudiana
Demikian pula, humas di madrasah juga bisa membuat konten tentang prestasi anak didiknya, guru maupun tenaga pendidikan yang harus berjuang keras untuk mencapai keberhasilan. Untuk menggaungkan informasi lebih masif, tentu dibutuhkan pola pemberitaan yang lebih komprehensif.
"Jelas dibutuhkan pranata humas Kemenag yang multitasking, artinya bisa menulis, membuat video untuk kebutuhan share di media sosial dan bekerja taktis. Potensi itu sangat terbuka untuk dimaksimalkan karena kini hampir semua pekerjaan itu bisa dilakukan lewat smartphone dan layanan internet sudah tidak jadi masalah di daerah perbatasan seperti Natuna, Lingga dan Anambas," tandas Hakim.
Workshop Kehumasan bertajuk 'Menuju Humas yang Andal dan Profesional' tersebut diikuti sekitar 50 peserta. Mereka berasal dari humas kantor Kemenag Provinsi Kepri, Kemenag kabupaten/kota, perguruan tinggi, KUA, madrasah dan pondok pesantren.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kepri Mahbub Daryanto pada Selasa (13/8/2024) malam tersebut berlangsung selama tiga hari. Narasumber lain yang mengisi workshop adalah Furqon Kusuma Yudha, Dodo Murtadho dan Kurniawan dari Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag Pusat.
Baca juga: Profil AKBP Rano Hadiyanto, Kapolres Cirebon Kota Atasan Iptu Rudiana
Demikian pula, humas di madrasah juga bisa membuat konten tentang prestasi anak didiknya, guru maupun tenaga pendidikan yang harus berjuang keras untuk mencapai keberhasilan. Untuk menggaungkan informasi lebih masif, tentu dibutuhkan pola pemberitaan yang lebih komprehensif.
"Jelas dibutuhkan pranata humas Kemenag yang multitasking, artinya bisa menulis, membuat video untuk kebutuhan share di media sosial dan bekerja taktis. Potensi itu sangat terbuka untuk dimaksimalkan karena kini hampir semua pekerjaan itu bisa dilakukan lewat smartphone dan layanan internet sudah tidak jadi masalah di daerah perbatasan seperti Natuna, Lingga dan Anambas," tandas Hakim.
Workshop Kehumasan bertajuk 'Menuju Humas yang Andal dan Profesional' tersebut diikuti sekitar 50 peserta. Mereka berasal dari humas kantor Kemenag Provinsi Kepri, Kemenag kabupaten/kota, perguruan tinggi, KUA, madrasah dan pondok pesantren.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kepri Mahbub Daryanto pada Selasa (13/8/2024) malam tersebut berlangsung selama tiga hari. Narasumber lain yang mengisi workshop adalah Furqon Kusuma Yudha, Dodo Murtadho dan Kurniawan dari Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag Pusat.
Lihat Juga :