5 Fakta Dokter Muda PPDS Anestesi FK Undip Bunuh Diri di Semarang

Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:19 WIB
Kematian ARL berawal dari kekhawatiran kekasihnya, yang merasa cemas karena korban tidak dapat dihubungi. Sang kekasih meminta bantuan teman di Semarang untuk memeriksa kos di Tembalang, namun korban ternyata tidak ada di sana.

Akhirnya, kekasihnya pergi ke kos korban di Lempongsari dan mendapati korban sudah tak bernyawa. Saat ditemukan, kamar kos ARL terkunci dari dalam. Kekasihnya dan ibu kos berusaha membuka pintu dengan kunci cadangan, tetapi tidak berhasil.

Baca Juga: Viral Dokter Muda FK Undip Bunuh Diri, Netizen: Beban Kerja 18 Jam Ikut PPDS

Mereka akhirnya memanggil tukang kunci. Setelah pintu dibuka, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dan mereka segera melaporkannya ke polisi.

3. Diduga Suntik Obat Penenang



Kapolsek Gajahmungkur, Kompol Agus Hartono, mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan awal, korban diduga menyuntikkan obat penenang ke tubuhnya. Informasi ini diperoleh dari olah tempat kejadian perkara (TKP) yang melibatkan dokter.

Obat yang ditemukan adalah jenis pelemas otot yang biasanya diberikan melalui infus.

Baca Juga: Miris! Dokter Muda Bunuh Diri, Diduga Jadi Korban Perudungan di RSUP dr Kariadi Semarang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!