5 Fakta Dokter Muda PPDS Anestesi FK Undip Bunuh Diri di Semarang
Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:19 WIB
4. Buku Curhatan Korban
Polisi menemukan buku harian korban di kamar kos. Dalam salah satu catatannya, ARL mengeluhkan beratnya menjalani pendidikan spesialis serta menyebutkan masalah dengan beberapa seniornya di rumah sakit.
Ibunda korban mengonfirmasi bahwa putrinya pernah curhat tentang keinginannya untuk berhenti dari program karena tekanan yang dialami, termasuk dari para senior.
5. Reaksi Keras Kemenkes
Kejadian ini menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan. Kemenkes memutuskan untuk menghentikan sementara Program Studi Anestesi di RSUP dr. Kariadi Semarang, sampai investigasi lebih lanjut dilakukan terkait dugaan perundungan.
Keputusan ini tertuang dalam surat yang dikeluarkan pada Rabu (14/8/2024) oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr. Azhar Jaya.
(ams)