Lantik Pj Wali Kota Malang dan Pj Bupati Magetan, Pj Gubernur Jatim Soroti Masalah Kemiskinan dan Stunting

Minggu, 11 Agustus 2024 - 09:56 WIB
"Pengalaman mereka dalam perencanaan dan pemerintahan pusat menjadi modal berharga dalam menghadapi tantangan di daerah, terutama dalam mengelola anggaran yang terbatas," ungkap Adhy.

Adhy juga menyoroti beberapa tantangan besar yang harus dihadapi oleh kedua penjabat, termasuk penanganan kemiskinan, stunting, pengangguran, inflasi, dan pelayanan publik. Meskipun angka kemiskinan di Jatim sudah berada di angka 9,79 persen per Maret 2024, Adhy menekankan pentingnya komitmen berkelanjutan untuk menurunkan angka kemiskinan di seluruh daerah.

"Tidak hanya itu, kita juga harus fokus pada penurunan stunting, dengan target mencapai 14 persen sesuai arahan pemerintah pusat," tambahnya.

Pelantikan ini diadakan untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh penjabat sebelumnya yang mengundurkan diri untuk mengikuti Pemilukada. Adhy menegaskan bahwa peraturan mengharuskan penggantian penjabat baru untuk menghindari kekosongan kepemimpinan.

"Demi menjaga kelancaran pemerintahan dan menghindari jeda kepemimpinan, penggantian penjabat harus dilakukan tanpa menunggu," jelasnya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!