Remaja Flores Timur Nyaris Tewas Terkena Peluru Nyasar dari Jarak Dekat

Selasa, 06 Agustus 2024 - 10:00 WIB
Marianus menjelaskan bahwa saat terkena peluru nyasar, Fransiskus sempat tidak sadarkan diri dan mengeluarkan cairan putih seperti busa dari mulutnya. “Setelah terkena peluru nyasar, keponakan saya ini jatuh pingsan, dan dari mulutnya keluar busa putih,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil rontgen, diketahui bahwa kedalaman hujaman proyektil karet tersebut mencapai 7 sentimeter. Pihak keluarga korban pun menduga ada oknum kepolisian yang melepaskan tembakan dari jarak dekat dengan korban dan warga Lewerang (Amagarapati).

Padahal, menurut Marianus, baik korban maupun warga Amagarapati sama sekali tidak bersentuhan dengan aksi tawuran itu. Hingga pagi ini, situasi di Kabupaten Flores Timur tetap aman. Korban penembakan masih dirawat di rumah sakit.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!