Dedi Mulyadi: Kasus Eky-Vina Cirebon adalah Amarah Aep dan Iptu Rudiana
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 17:59 WIB
“Dan teman-teman juga yang mendekam di penjara hari ini juga salah waktu itu, dia mengikuti amarahnya. Ini tuh siklus hidup. Kemudian dari situlah Aep memendam amarah. Saat Aep memendam amarah Pak Rudiana mendapatkan Eky dan Vina meninggal,” papar Dedi.
Dedi kemudian mengatakan ada amarah dari saksi kasus ini, Linda yang mengalami kesurupan sehingga semakin memperpanjang kasus ini. “Beberapa hari setelah itu bisa jadi dalam dirinya itu ada kecurigaan yang dipicu oleh kesurupannya Linda. Linda kenapa kesurupan? Karena Linda juga mungkin terlalu banyak memendam amarah,” katanya.
“Nah direkam, kemudian rekamannya diserahkan oleh kakaknya ke Pak Rudiana dari situ dari amarah yang sedang berkembang, bertemulah amarah Aep dan amarah Pak Rudiana melalui salah satu anggotanya,” lanjut Dedi.
Kemudian, Aep bercerita tentang adanya anak-anak yang suka berkumpul di gang, kemudian nongkrong, kemudian disambungkan dengan kematian. “Maka api dan api bertemu dan terbakar lah Cirebon dengan amarah itu,” ujar Dedi.
Baca juga; Iptu Rudiana Somasi Dedi Mulyadi, Dede, dan Liga Akbar
Dedi kemudian mengatakan ada amarah dari saksi kasus ini, Linda yang mengalami kesurupan sehingga semakin memperpanjang kasus ini. “Beberapa hari setelah itu bisa jadi dalam dirinya itu ada kecurigaan yang dipicu oleh kesurupannya Linda. Linda kenapa kesurupan? Karena Linda juga mungkin terlalu banyak memendam amarah,” katanya.
“Nah direkam, kemudian rekamannya diserahkan oleh kakaknya ke Pak Rudiana dari situ dari amarah yang sedang berkembang, bertemulah amarah Aep dan amarah Pak Rudiana melalui salah satu anggotanya,” lanjut Dedi.
Kemudian, Aep bercerita tentang adanya anak-anak yang suka berkumpul di gang, kemudian nongkrong, kemudian disambungkan dengan kematian. “Maka api dan api bertemu dan terbakar lah Cirebon dengan amarah itu,” ujar Dedi.
Baca juga; Iptu Rudiana Somasi Dedi Mulyadi, Dede, dan Liga Akbar
Lihat Juga :