Soal Unjuk Rasa Ratusan Sopir Mikrotrans, Begini Penjelasan Transjakarta
Rabu, 31 Juli 2024 - 15:35 WIB
Baca juga: Dimutasi Panglima TNI, 55 Kolonel AD, AL, dan AU Pecah Bintang
Tjahyadi menilai, langkah ini bagian penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), kelengkapan, validitas data hingga administrasi menjadi keharusan sebagai pertanggungjawaban penggunaan dana subsidi. Oleh karenanya Setiap penyimpangan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
Transjakarta juga menerapkan merit system kepada operator meliputi aspek quality, cost, delivery. Kompetisi antaroperator didorong agar bisa memberikan layanan yang berkualitas, harga yang bersaing, dan penyediaan armada tepat waktu. "Masing-masing operator harus siap bersaing secara mandiri, termasuk dalam menawarkan harga," ungkapnya.
Sebagai informasi, Transjakarta melayani 280 juta pelanggan di 2023, naik 49% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi gambaran maupun tolak ukur pelayanan yang telah berhasil direalisasikan Transjakarta.
Tjahyadi menilai, langkah ini bagian penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), kelengkapan, validitas data hingga administrasi menjadi keharusan sebagai pertanggungjawaban penggunaan dana subsidi. Oleh karenanya Setiap penyimpangan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
Transjakarta juga menerapkan merit system kepada operator meliputi aspek quality, cost, delivery. Kompetisi antaroperator didorong agar bisa memberikan layanan yang berkualitas, harga yang bersaing, dan penyediaan armada tepat waktu. "Masing-masing operator harus siap bersaing secara mandiri, termasuk dalam menawarkan harga," ungkapnya.
Sebagai informasi, Transjakarta melayani 280 juta pelanggan di 2023, naik 49% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi gambaran maupun tolak ukur pelayanan yang telah berhasil direalisasikan Transjakarta.
(cip)
Lihat Juga :