Kisah Jenderal Wismoyo Arismunandar, Baru Gabung Kopassus Langsung Tumpas DI/TII dan PKI

Rabu, 31 Juli 2024 - 07:51 WIB

Karier Militer

Setelah lulus SMA pada tahun 1960, Wismoyo memutuskan untuk bergabung dengan TNI. Inspirasi ini datang dari lingkungannya yang dekat dengan militer, termasuk pamannya yang seorang tentara. Wismoyo berhasil masuk Akademi Militer Nasional (AMN) di Magelang dengan menunjukkan keberaniannya selama seleksi.

Setelah lulus dari AMN dengan pangkat Letnan Dua, Wismoyo langsung bergabung dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yang saat itu masih bernama Kopassandha. Dalam waktu singkat, ia terlibat dalam penumpasan pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan dan G30S/PKI di berbagai daerah.

Keberhasilannya membuatnya diangkat sebagai Komandan Pengawal Pribadi (Danwalpri) Presiden Soeharto, sebuah posisi yang hanya diberikan kepada prajurit terbaik.

Setelah menjadi Danwalpri, Wismoyo kembali ke Kopassus sebagai Komandan Kompi Group 4. Kariernya terus menanjak dengan berbagai penugasan penting, termasuk Operasi Wibawa di Papua dan penumpasan PGRS/Paraku di Kalimantan.

Baca Juga: Kisah Jenderal Kopassus Jalankan Tugas Rahasia Menyusup ke Perbatasan Timtim

Pendidikan militernya di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) serta Sesko ABRI membawanya ke berbagai jabatan strategis hingga akhirnya menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus ke-9 pada tahun 1983.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!