Gunung Penangungan Terbakar, Pendakian Ditutup Sementara
Senin, 24 Agustus 2020 - 18:08 WIB
Berdasarkan laporan itu, petugas dan potensi relawan yang berjaga, kemudian bergegas melakukan penyisiran dan pemadaman di lokasi titik api. Dengan alat seadanya, petugas kemudian melakukan pemadaman api dengan cara manual yakni gepyok serta penyekatan.
Setelah hampir tiga jam lebih bergelut dengan api, sebanyak 25 orang petugas dari SAR Tamiajeng juga Kedungudi dan masyarakat sekitar berhasil memadamkan api. Lokasi kebakaran tersebut berada persis di jalur menuju puncak Pawitra via Kedungudi.
"Kalau luas areal yang terbakar saya tidak tahu persis. Perkiraan kurang lebih satu kilometer, itu mulai dari lereng Gunung Penanggungan menuju puncak, lebarnya mungkin juga sama. Kawasan yang terbakar banyak didominasi rerumputan dan ilalang," imbuhnya.
(Baca juga: PT SPIL Gandeng Unilever Indonesia Terapkan Supply Chain Visibility )
Kendati sudah padam, namun saat ini jalur pendakian ke puncak Gunung Penanggungan sementara ditutup. Petugas masih berupaya melakukan penyisiran di lokasi-lokasi yang terbakar. Hal ini guna menghindari adanya kebakaran susulan lantaran titik api yang belum padam sepenuhnya
"Untuk sementara waktu, jalur pendakian menuju puncak Pawitra kita tutup sementara sampai benar benar aman," jelas Nur.
Setelah hampir tiga jam lebih bergelut dengan api, sebanyak 25 orang petugas dari SAR Tamiajeng juga Kedungudi dan masyarakat sekitar berhasil memadamkan api. Lokasi kebakaran tersebut berada persis di jalur menuju puncak Pawitra via Kedungudi.
"Kalau luas areal yang terbakar saya tidak tahu persis. Perkiraan kurang lebih satu kilometer, itu mulai dari lereng Gunung Penanggungan menuju puncak, lebarnya mungkin juga sama. Kawasan yang terbakar banyak didominasi rerumputan dan ilalang," imbuhnya.
(Baca juga: PT SPIL Gandeng Unilever Indonesia Terapkan Supply Chain Visibility )
Kendati sudah padam, namun saat ini jalur pendakian ke puncak Gunung Penanggungan sementara ditutup. Petugas masih berupaya melakukan penyisiran di lokasi-lokasi yang terbakar. Hal ini guna menghindari adanya kebakaran susulan lantaran titik api yang belum padam sepenuhnya
"Untuk sementara waktu, jalur pendakian menuju puncak Pawitra kita tutup sementara sampai benar benar aman," jelas Nur.
Lihat Juga :