Hendi Dorong Urban Farming Tanaman Pangan di Kota Semarang

Senin, 24 Agustus 2020 - 14:15 WIB
Jauh hari sebelum terjadi pandemi COVID-19, konsep urban farming atau pertanian perkotaan telah dikampanyekan oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pertanian dengan hashtag #ayonandur dan #bertaniitukeren dengan harapan urban farming berkembang di setiap keluarga.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur sejak dirinya bersama jajaran Dinas Pertanian menggelorakan urban farming, animo masyarakat untuk melaksanakan pertanian perkotaan menjadi semakin meningkat.

"Apalagi didukung sepenuhnya oleh bapak walikota dan ibu wakil wali kota, dibarengi dengan kondisi pandemi COVID-19, maka keinginan masyarakat untuk menanam di pekarangannya masing-masing menjadi sangat besar. Hal ini dibuktikan dari molonjaknya permintaan masyarakat akan kebutuhan bibit tanaman".(Baca juga : Dipandu Google Map, Pemotor Malah Nyasar ke Jalan Tol Bawen Semarang )

Di Kota Semarang sendiri sampai saat ini sudah ada 110 kelompok tani urban farming yang tersebar di 16 kecamatan. Dinas Pertanian Kota Semarang juga telah mengupayakan pengganti tanaman pangan selain ubi dan jagung di antaranya sukun. “Untuk ubi sudah banyak juga diolah menjadi tepung cassava. Untuk tepung sukun sedang kita coba,” tandasnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!