Fenomena Salju Selimuti Gunung Bromo Ternyata Rugikan Vegetasi Tanaman
Kamis, 18 Juli 2024 - 08:55 WIB
Bahkan tak menutup kemungkinan vegetasi tanaman itu bisa mati akibat kering. Hal ini yang membuat embun upas dinilai merugikan masyarakat yang bercocok tanam di area taman nasional.
”Karena ketika terjadi embun upas, bisa menyebabkan kematian dari tumbuhan yang terkena embun upas tersebut,” ujarnya.
Sejauh ini fenomena embun upas atau frost itu tidak hanya ditemukan di kawasan Gunung Bromo di antaranya padang savana dan lautan pasir, tapi juga di kawasan sekitar Gunung Semeru, termasuk di Ranupani dan Ranu Kumbolo.
Hal ini karena kawasan ini berada di ketinggian di atas 2.000 Mdpl.
”Tidak cuma di Bromo, tapi juga sekitar Ranupani, Ranu Kumbolo, dan di daerah-daerah yang sangat dingin, yang berada di dalam kawasan TNBTS bisa timbul embun upas, atau lapisan es yang terjadi dari embun yang membeku yang sangat dingin,” tukasnya.
”Karena ketika terjadi embun upas, bisa menyebabkan kematian dari tumbuhan yang terkena embun upas tersebut,” ujarnya.
Sejauh ini fenomena embun upas atau frost itu tidak hanya ditemukan di kawasan Gunung Bromo di antaranya padang savana dan lautan pasir, tapi juga di kawasan sekitar Gunung Semeru, termasuk di Ranupani dan Ranu Kumbolo.
Hal ini karena kawasan ini berada di ketinggian di atas 2.000 Mdpl.
”Tidak cuma di Bromo, tapi juga sekitar Ranupani, Ranu Kumbolo, dan di daerah-daerah yang sangat dingin, yang berada di dalam kawasan TNBTS bisa timbul embun upas, atau lapisan es yang terjadi dari embun yang membeku yang sangat dingin,” tukasnya.
Lihat Juga :