Alasan Stephanie Sugianto Laporkan Ibu Kandung Terkait Sengketa Waris

Kamis, 27 Juni 2024 - 21:00 WIB
"Hal itu semata-mata demi mempertahankan hak-hak saya sebagai salah satu ahli waris dari almarhum ayah saya bernama Sugianto agar mendapatkan perlakukan yang adil dan mendapatkan bagian hak waris sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan hukum waris adalah bukan tindakan anak durhaka," jelasnya.

Tak hanya itu, nama Stephanie kini juga telah dicoret sebagai ahli waris dari harta mendiang sang ayah, termasuk dalam kepemilikan saham di perusahaan mendiang ayahnya.

Menurut Stephanie, ibu dan saudaranya menghapus namanya dari ahli waris karena dianggap tak pernah berkontribusi dalam perusahaan milik mendiang sang ayah. Padahal, dia memang tidak pernah diperbolehkan turut bergabung dalam perusahaan tersebut.

"Tapi, kan hak waris anak tidak bisa dihilangkan begitu saja," tuturnya sembari menjelaskan SKW itu dipalsukan pada 27 Februari 2013.

Dia pernah mencoba mediasi dan mengalami jalan buntu. Dia melaporkan kejadian ini pada 26 Mei 2021. Selama itu pula baik kepolisian maupun kejaksaan telah berupaya memediasi kedua pihak namun mengalami kebuntuan.

“Total 10 kali restorative justice, tapi semuanya tidak dituruti. Padahal, kami dari awal konsisten cuma minta inventarisasi aset sama audit,” katanya.

Termasuk saat mediasi terakhir, dia menolak menandatangani kesepakatan lantaran perjanjian yang dianggap tidak adil. Hal ini karena pihak si Ibu bakal memberikan aset warisan ayahnya dengan catatan Stephanie tidak boleh menolak.

"Saya hanya minta di depan pengadilan pun saya hanya minta transparansi, keterbukaan dari orang tua saya selama pernikahan antara ayah dan ibu saya sampai meninggalnya itu apa saja hartanya. Karena harta dari yang dia peroleh selama pernikahan, nama mama saya ini lebih banyak dibandingkan nama bapak saya. Jadi saya itu mau listnya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!