Kisah Letnan Komarudin, Prajurit Legendaris TNI Kebal Peluru dan Suntikan
Kamis, 27 Juni 2024 - 06:15 WIB
Pada tahun 1972, Komarudin kembali ke Kotagede dan tak lama kemudian jatuh sakit. Meski dirawat, kekebalannya membuat suntikan tidak mempan padanya. Komarudin mengembuskan napas terakhirnya pada tahun 1973 dan dimakamkan secara militer di Yogyakarta.
Namanya tetap dikenang, salah satunya dengan Masjid Al Komarudin di Sleman. Ada versi lain yang menyebutkan bahwa setelah mundur dari militer, Komarudin kembali ke desa kelahirannya di Maluku Tenggara bersama istrinya.
Dia menolak ajakan mantan presiden Soeharto untuk kembali ke Jakarta dan lebih memilih menghabiskan sisa hidupnya di desa. Letnan Komarudin adalah contoh nyata keberanian, dedikasi, dan kekuatan yang luar biasa.
Kisahnya akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan Indonesia.
Namanya tetap dikenang, salah satunya dengan Masjid Al Komarudin di Sleman. Ada versi lain yang menyebutkan bahwa setelah mundur dari militer, Komarudin kembali ke desa kelahirannya di Maluku Tenggara bersama istrinya.
Dia menolak ajakan mantan presiden Soeharto untuk kembali ke Jakarta dan lebih memilih menghabiskan sisa hidupnya di desa. Letnan Komarudin adalah contoh nyata keberanian, dedikasi, dan kekuatan yang luar biasa.
Kisahnya akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan Indonesia.
(ams)
Lihat Juga :