Banjir Terjang Penajam Paser Utara, BNPB: 1.216 Jiwa Terdampak
Rabu, 26 Juni 2024 - 11:50 WIB
Baca Juga: 4 Desa di Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara Terendam Banjir
Tim BPBD bekerja keras melakukan pendataan terhadap wilayah terdampak dan melakukan penyedotan serta pemompaan air untuk mengurangi debit air di daerah terdampak. Upaya ini diiringi dengan penyemprotan sisa lumpur yang tersebar di sejumlah titik lokasi banjir.
"Evakuasi masyarakat dan harta benda telah dilakukan secara intensif untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga. Di Kecamatan Sepaku, telah didirikan posko bersama sebagai pusat koordinasi untuk memantau dan mengkoordinasikan segala kebutuhan mendesak," tambah Aam.
Prioritas utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban banjir, termasuk penyediaan makan siang oleh Dinas Sosial, makan malam oleh Balai Wilayah Sungai, serta kebutuhan air bersih yang disuplai oleh PT. IHM, Manggala Agni Daops Paser, dan PDAM.
Pihak perbankan juga turut serta dalam menyediakan makanan pagi dan siang bagi korban banjir, sedangkan kebutuhan air bersih ditangani oleh tim Kementerian PUPR. Untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat terdampak, Kementerian Kesehatan melakukan kunjungan langsung ke warga.
Tim BPBD bekerja keras melakukan pendataan terhadap wilayah terdampak dan melakukan penyedotan serta pemompaan air untuk mengurangi debit air di daerah terdampak. Upaya ini diiringi dengan penyemprotan sisa lumpur yang tersebar di sejumlah titik lokasi banjir.
"Evakuasi masyarakat dan harta benda telah dilakukan secara intensif untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga. Di Kecamatan Sepaku, telah didirikan posko bersama sebagai pusat koordinasi untuk memantau dan mengkoordinasikan segala kebutuhan mendesak," tambah Aam.
Prioritas utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban banjir, termasuk penyediaan makan siang oleh Dinas Sosial, makan malam oleh Balai Wilayah Sungai, serta kebutuhan air bersih yang disuplai oleh PT. IHM, Manggala Agni Daops Paser, dan PDAM.
Pihak perbankan juga turut serta dalam menyediakan makanan pagi dan siang bagi korban banjir, sedangkan kebutuhan air bersih ditangani oleh tim Kementerian PUPR. Untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat terdampak, Kementerian Kesehatan melakukan kunjungan langsung ke warga.
Lihat Juga :