Ribuan Driver Ojol se-Jawa Barat Gelar Aksi Tolak Tarif Murah di Gedung Sate

Selasa, 25 Juni 2024 - 14:39 WIB
Mereka mengusulkan tarif dasar dinaikkan menjadi Rp2.600 dan tarif terdekat menjadi Rp11.600. Sementara untuk R4, mereka mengusulkan tarif dasar Rp5.000, tarif atas Rp10.000, dan tarif terdekat untuk jarak 4 km sebesar Rp24.000.

Dalam aksi ini, para driver ojol juga berharap dapat bertemu dengan Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, untuk menyampaikan tuntutan mereka mengenai revisi Perdirjen Angkutan Sewa Khusus.

"Tujuannya adalah ke Bapak Gubernur sekaligus tuntutannya untuk merevisi Perdirjen yang sudah ada terkait masalah Angkutan Sewa Khusus baik R2 atau R4. Goals-nya kami ingin bahwa di Jawa Barat itu sudah ada Keputusan Gubernur yang mengatur masalah Transportasi Massa Berbasis Aplikasi,” jelas Abah Dendi.

Meskipun demikian, para driver ojol merasa kecewa karena Bey Machmudin dan perwakilan Pemprov Jabar hanya bersedia menampung tuntutan tanpa memberikan solusi konkret.

"Kami masih kecewa karena Pak Pj belum hadir, makanya kami minta skorsing sampai jam 2 ini. Kalau pihak aplikator dan Pj Gubernur atau yang bisa mengambil keputusan tidak hadir, kami akan menunggu sampai ini tuntas dan selesai. Kami tidak mau aksi ini tidak mempunyai hasil," tandas Abah Dendi.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!