Ribuan Driver Ojol se-Jawa Barat Gelar Aksi Tolak Tarif Murah di Gedung Sate

Selasa, 25 Juni 2024 - 14:39 WIB
loading...
Ribuan Driver Ojol se-Jawa...
Ribuan driver ojol menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, pada Selasa (25/6/2024). Foto/Agung BS/MPI
A A A
BANDUNG - Ribuan driver ojek online (ojol) baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, pada Selasa (25/6/2024). Mereka menyuarakan penolakan terhadap tarif murah yang dianggap tidak manusiawi dan merugikan para pengemudi.

Aksi ini diprakarsai oleh Gerakan Bersatu General (Gebrag) Jawa Barat, yang merupakan wadah bagi puluhan komunitas driver ojol di seluruh provinsi.

Abah Dendi, tim negosiator Gebrag Jawa Barat, menyatakan bahwa aksi ini muncul dari keinginan spontan para driver yang merasa tarif saat ini tidak memadai.

"Terkait aksi ini memang intinya masalah tarif yang sudah dirasa sama teman-teman R2 dan R4 ini sudah tidak manusiawi lagi. Jadi memang kita ini aksi spontan, tidak ada yang menggerakkan seorang pun, tapi memang keinginan dari para driver online baik R2 atau R4," ujar Abah Dendi.

Baca Juga: Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa Driver Ojol Kota Bandung Kepung Gedung Sate

Para driver ojol menuntut perubahan tarif yang mereka anggap merugikan. Saat ini, tarif dasar untuk R2 hanya Rp2.000, yang dinilai tidak relevan mengingat kenaikan harga bahan bakar, suku cadang, dan biaya hidup.

Mereka mengusulkan tarif dasar dinaikkan menjadi Rp2.600 dan tarif terdekat menjadi Rp11.600. Sementara untuk R4, mereka mengusulkan tarif dasar Rp5.000, tarif atas Rp10.000, dan tarif terdekat untuk jarak 4 km sebesar Rp24.000.

Dalam aksi ini, para driver ojol juga berharap dapat bertemu dengan Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, untuk menyampaikan tuntutan mereka mengenai revisi Perdirjen Angkutan Sewa Khusus.

"Tujuannya adalah ke Bapak Gubernur sekaligus tuntutannya untuk merevisi Perdirjen yang sudah ada terkait masalah Angkutan Sewa Khusus baik R2 atau R4. Goals-nya kami ingin bahwa di Jawa Barat itu sudah ada Keputusan Gubernur yang mengatur masalah Transportasi Massa Berbasis Aplikasi,” jelas Abah Dendi.

Meskipun demikian, para driver ojol merasa kecewa karena Bey Machmudin dan perwakilan Pemprov Jabar hanya bersedia menampung tuntutan tanpa memberikan solusi konkret.

"Kami masih kecewa karena Pak Pj belum hadir, makanya kami minta skorsing sampai jam 2 ini. Kalau pihak aplikator dan Pj Gubernur atau yang bisa mengambil keputusan tidak hadir, kami akan menunggu sampai ini tuntas dan selesai. Kami tidak mau aksi ini tidak mempunyai hasil," tandas Abah Dendi.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Aksi Ojol Forkot Warnai...
Aksi Ojol Forkot Warnai Kawasan Medan Merdeka Selatan
Driver Ojol di Labuan...
Driver Ojol di Labuan Bajo Dianiaya, Keamanan Destinasi Super Prioritas Jadi Sorotan
Resmikan Masjid Al-Adzim...
Resmikan Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Perkuat Community Policing lewat Satgas PHK dan Ojol
Hanta Yuda Rasyid Berikan...
Hanta Yuda Rasyid Berikan Santunan Ramadan kepada 3.000 Driver Ojol
PB IKA PMII dan LAZ...
PB IKA PMII dan LAZ Gerakin Berbagi Sahur untuk Manusia Gerobak dan Ojol di Jakarta
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Rekomendasi
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved