Bupati Blitar Nekat Gelar Ritual Larung Sesaji di Zona Merah COVID-19
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 19:26 WIB
Tradisi larung sesaji menyambut tahun baru Islam atau bulan Suro pada penanggalan Jawa yang digelar Pemkab Blitar di laut selatan Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Foto/Ist
BLITAR - Di tengah suasana pandemi COVID-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar tetap menggelar ritual larung sesaji menyambut bulan Suro atau tahun baru Islam 1442 hijriah di pantai selatan Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo.
Padahal dari 15 Kecamatan di Kabupaten Blitar dengan status zona merah COVID-19, Kecamatan Panggungrejo termasuk salah satunya. Sepanjang proses larung tumpeng lanang dan tumpeng wadon Pemkab menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Baca juga: )
"Saya lihat panitianya luar biasa. Semua menerapkan protokol kesehatan," kata Bupati Blitar Rijanto yang memimpin prosesi ritual upacara Larung Sesaji, Jumat (21/8/2020). (Baca juga: Keraton Solo Gelar Doa Bersama 1 Suro, Tanpa Kirab Kerbau Bule Kiai Slamet )
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dari 22 kecamatan di Kabupaten Blitar hanya lima kecamatan yang berstatus zona hijau dan dua kecamatan zona oranye. Sebanyak 15 kecamatan lainnya, yakni termasuk Kecamatan Panggungrejo, berstatus zona merah. (Baca juga: Peziarah Makam Sunan Giri Kembali Membeludak )
Padahal dari 15 Kecamatan di Kabupaten Blitar dengan status zona merah COVID-19, Kecamatan Panggungrejo termasuk salah satunya. Sepanjang proses larung tumpeng lanang dan tumpeng wadon Pemkab menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Baca juga: )
"Saya lihat panitianya luar biasa. Semua menerapkan protokol kesehatan," kata Bupati Blitar Rijanto yang memimpin prosesi ritual upacara Larung Sesaji, Jumat (21/8/2020). (Baca juga: Keraton Solo Gelar Doa Bersama 1 Suro, Tanpa Kirab Kerbau Bule Kiai Slamet )
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dari 22 kecamatan di Kabupaten Blitar hanya lima kecamatan yang berstatus zona hijau dan dua kecamatan zona oranye. Sebanyak 15 kecamatan lainnya, yakni termasuk Kecamatan Panggungrejo, berstatus zona merah. (Baca juga: Peziarah Makam Sunan Giri Kembali Membeludak )
Lihat Juga :