Kisah Lamuri, Kerajaan Hindu di Wilayah Aceh yang Dikuasai Majapahit era Hayam Wuruk

Minggu, 26 Mei 2024 - 07:13 WIB
Pada Kakawin Negarakretagama juga disebutkan, Kerajaan Lamuri merupakan kerajaan di daerah Sumatera, yang oleh Majapahit diakui sebagai bawahannya. Dalam Suma Orientalnya, penulis Portugis Tomé Pires mencatat bahwa Lamuri awal mulanya tunduk kepada raja Aceh.

Sedangkan di Prasasti Tanjore dari abad ke-10 mengisahkan bagaimana kerajaan ini pernah digoreskan oleh Kerajaan Cola di India. Dimana dicatatkan kerajaan itu konon menjadi kerajaan paling awal di wilayah yang kini berjuluk Serambi Mekkah ini.

Prasasti Tanjore, dalam sejarahnya, dikeluarkan penguasa Cola, Rajendracola 1 pada tahun 1030 M, sekitar lima tahun setelah ekspedisi ke wilayah Sumatera dan sekitarnya. Di dalam prasasti, Ilamuridesam tercatat sebagai salah satu kerajaan yang ditaklukkan, selain Sriwijaya, Panai, dan Melayu.

Kerajaan yang konon juga disebut Ilamuridesam ini juga konon masih kental kuat dengan masa Hindu Buddha-nya, yang tengah berkembang di Asia Tenggara kala itu. Konon Kerajaan Lamuri ini berlokasi di wilayah paling ujung utara Pulau Sumatera.

Setelah dikalahkan Kerajaan Cola, dalam Kebangkitan dan Kejayaan Sriwijaya Abad III-VII, Kerajaan Lamuri statusnya berubah menjadi salah satu mandala Kerajaan Tamil. Penamaan Ilamuridesam terjadi sejak kekalahan dari Kerajaan Tamil tersebut.

Istilah "Ilamuridesam", menurut seorang Peneliti Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh, Ambo Asse Ajis, berasal dari kosakata dalam bahasa Tamil. Nama itu menunjuk pada suatu wilayah luas, di antara daratan Afrika, Sri Lanka, dan Nusantara. Daratan itu, kata Ambo, kini tidak ada lagi dan dipercaya telah berada di bawah Samudera Hindia akibat bencana alam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!