Gempa M5,2 Guncang Lumajang, BMKG: Akibat Subduksi Lempeng Indo-Australia

Sabtu, 11 Mei 2024 - 07:06 WIB
“Gempa ini memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” kata Daryono dalam keterangannya, Sabtu (11/5/2024).

Gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Jember dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang), daerah Kepanjen, Pacitan, Blitar dan Surabaya dengan skala intensitas II MMI.

Daryono mengatakan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 03.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Sebelumnya, gempa dengan kekuatan M5,3 mengguncang Lumajang Jawa Timur, Sabtu 11 Mei 2024, pukul 02.34 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!