BNPB Larang Warga Memasuki 2 Kampung di Kaki Gunung Ruang
Kamis, 25 April 2024 - 17:09 WIB
Deputi Logistik Peralatan BNPB, Lilik Kurniawan bersama jajaran, BPBD Provinsi Sulut dan BPBD Kabupaten Sitaro dengan menggunakan Kapal Motor Kabupaten Biaro untuk memantau langsung daerah yang sudah dipasang rambu. Pada pemantauan dari atas kapal, masih terlihat penduduk setempat yang menyelamatkan barang dari sisa erupsi.
“Rambu atau tanda larangan tersebut merupakan sarana sosialisasi kepada masyarakat agar tidak memasuki lagi Kampung Pumpente dan Laingptehi yang masuk dalam radius kawasan rawan bencana,” kata Lilik dalam keterangannya, Kamis (25/4/2024).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sitaro pun telah membentuk tim verifikasi data pengungsi yang melibatkan organisasi perangkat daerah terkait dan Kapitalau (kepala desa). Data pengungsi di Kabupaten Sitaro sebanyak 14.045 jiwa terdampak dengan rincian 6.842 laki-laki dan 7.044 perempuan.
Sedangkan total warga yang mengungsi sebanyak 6.125 jiwa, dengan rincian 2.943 laki-laki dan 3.182 Perempuan yang tersebar di 13 titik. Penanganan pengungsi selanjutnya akan dipisahkan menjadi dua bagian.
Baca juga; BMKG Minta Otoritas Penerbangan Waspada Abu Vulkanik Gunung Ruang
“Rambu atau tanda larangan tersebut merupakan sarana sosialisasi kepada masyarakat agar tidak memasuki lagi Kampung Pumpente dan Laingptehi yang masuk dalam radius kawasan rawan bencana,” kata Lilik dalam keterangannya, Kamis (25/4/2024).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sitaro pun telah membentuk tim verifikasi data pengungsi yang melibatkan organisasi perangkat daerah terkait dan Kapitalau (kepala desa). Data pengungsi di Kabupaten Sitaro sebanyak 14.045 jiwa terdampak dengan rincian 6.842 laki-laki dan 7.044 perempuan.
Sedangkan total warga yang mengungsi sebanyak 6.125 jiwa, dengan rincian 2.943 laki-laki dan 3.182 Perempuan yang tersebar di 13 titik. Penanganan pengungsi selanjutnya akan dipisahkan menjadi dua bagian.
Baca juga; BMKG Minta Otoritas Penerbangan Waspada Abu Vulkanik Gunung Ruang
Lihat Juga :