Merdeka dari Keterpurukan, Kang Emil Paparkan Strategi Pemulihan Ekonomi

Senin, 17 Agustus 2020 - 20:09 WIB
Menurut Kang Emil, menggerakkan produksi UMKM yang terhambat atau terhenti karena pandemi dapat membuat perekonomian Jabar kembali bergairah. Sebab, pelaku UMKM di Jabar mencapai 4.545.874. Jumlah tersebut tentu membuat penyerapan tenaga kerja di sektor UMKM tinggi dan berkontribusi besar pada produk domestik bruto (PDB).

"Diupayakan jangan sampai banyak UMKM mengalami kebangkrutan karena dapat berdampak besar pada pengangguran. Dengan kebangkitan UMKM diharapkan dapat menggerakkan ekonomi daerah," tegas Kang Emil.

Untuk pengembangan UMKM tahun 2021, lanjut Kang Emil, pihaknya mengalokasikan dana hingga Rp163,6 miliar, termasuk untuk 500 wirausaha baru, pengembangan 492 koperasi, serta UMKM naik kelas berbasis digital 3.500 orang. "UMKM juga didorong masuk dalam ekosistem digital," imbuhnya.

Diketahui, Pemprov Jabar melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jabar juga membeli 10 juta masker produk UMKM untuk membantu para pelaku UMKM kembali berproduksi setelah dihantam krisis akibat COVID-19. (Baca: Pascapandemi Covid-19, Jabar Perkuat Desa Digital Pulihkan Ekonomi )

Pembelian masker UMKM ini dibagi dua tahap. Tahap pertama masker yang dibeli sebanyak 2 juta masker dari 200 UMKM. Tahap kedua, Pemprov Jabar kembali memesan 8 juta masker dari sekitar 400-500 UMKM. Kang Emil juga menyatakan, optimalisasi penanganan aspek kesehatan dan pemulihan ekonomi pada Juli-September 2020 akan sangat menentukan, agar Indonesia tidak masuk dalam jurang resesi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!