Wujudkan Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diminta Berpikir Kritis

Sabtu, 30 Maret 2024 - 13:19 WIB
Berpikir kritis diperlukan generasi muda agar dapat memiliki pemikiran yang luas untuk mengolah informasi, dan mengartikulasikannya secara dengan rasional. "Jadi bagaimana sikap anak muda, dengan mencari tahu informasi terlebih dahulu. Pastikan mengemukakan tidak dengan emosi dan fanatisme buta,"ucapnya.

Dia juga meminta agar para anak-anak muda juga tidak abai terhadap politik. Sebab politik, bukan hanya soal capres-cawapres, hak angket semata, melainkan bentuk kebijakan pemerintah yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat setiap harinya.

Baca juga: Ikuti Pesantren Kilat di Kapal Perang, Ratusan Siswa SMA Nikmati Tidur di Barak

"Kalian harus paham politik, bukan soal capres-cawapres, gemoy, slepet, hak angket, dinasti politik dan sebagainya. Misalnya berapa harga beras, telur dan seluruh kehidupan kita diatur oleh kebijakan politik jadi anak muda harus mau terlibat dalam kebijakan-kebijakan publik yang mengatur kita sebagai warga negara,"ucapnya.

Dengan demikian, generasi yang kritis terhadap kebijakan politik menjadi jauh lebih berdaya. Karena dapat ikut membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!