Laut di Kolaka Utara Kembali Berwarna Merah, PT Riota Jaya Lestari Diduga Terlibat

Kamis, 28 Maret 2024 - 14:23 WIB
Baca Juga: Karyawan Tambang Nikel di Kolaka Utara Tewas Tertimbun Longsor

"PT Riota punya dua aliran sungai, ke Desa Sulaho dan Sungai Salumeja. Di bagian Timur, yang ke Sungai Salumeja, tidak ada sediment pond," kata Ukkas, Kamis (28/3/2024).

DLH Kolut telah menegur PT Riota terkait pencemaran sebelumnya pada 29 Februari 2024. Namun, perusahaan tersebut tidak menindaklanjutinya.

"Tanggal 1 Maret kami surati, tapi tidak ditindaklanjuti. Kejadian kedua ini (26 Maret) yang terparah. Seharusnya mereka melakukan penanganan darurat," tegas Ukkas.

DLH Kolut kembali melakukan peninjauan ke lokasi dan mendokumentasikan kejadian tersebut. Mereka akan kembali menegur PT Riota dan mendesak mereka untuk membangun kolam penampungan limbah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!