Polisi Bersenjata Lengkap Razia Kantong Kelompok Intoleran di Solo

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 18:46 WIB
"Menanggapi laporan masyarakat bahwa kelompok intoleran sering mengawali kegiatan yang meresahkan dari daerah ini," kata Kapolresta.(Baca juga : Kasus Penyerangan di Solo: 5 Tersangka, 2 Diperiksa )

Seperti diberitakan, peristiwa penganiayaan, pengeroyokan dan perusakan terjadi di Kampung Mertodranan Rt 1/I Kel/Kec Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8/2020) hingga mengakibatkan tiga orang terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Kejadian itu bermula saat keluarga almarhum Assegaf bin Jufri menggelar acara midodareni atau tradisi doa bersama sebelum pernikahan. Namun mendadak, muncul puluhan orang yang mendatangi lokasi tersebut dan melakukan penganiayaan, pengeroyokan dan perusakan

Kurang dari 24 jam tim gabungan Polresta Surakarta, Polda Jateng dan Mabes Polri berhasil menangkap pelaku dan info ter-update Polisi berhasil menangkap 7 dan menetapkan 5 orang tersangka terkait kasus ini.(Baca juga : Polisi Dalami Otak Penyerangan di Pasar Kliwon Solo )

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada ruang bagi kelompok intoleran di Jawa Tengah. Kepada wartawan di Mako II Polresta Surakarta pada Selasa (11/8/2020).
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!