Petuah Kiai Mojo ke Pangeran Diponegoro Bakar Perang Jawa Makin Berkobar

Rabu, 20 Maret 2024 - 08:00 WIB
Hal itu sebagaimana dituliskan Peter Carey pada "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro: 1785 - 1855", posisi Kiai Mojo pun menjadi lebih penting di antara para santri pendukung Diponegoro.

Hal ini turut membakar ketegangan laten antara para pengikut bangsawan dan santri Sang Pangeran.

Para bangsawan, yang hampir semuanya orang Yogya, cenderung memandang Kiai Mojo dan para ulama Surakarta lain dengan penuh curiga. Sikap curiga sebaliknya juga dirasakan para santri Solo terhadap bangsawan Yogya. Akan tetapi, itu semua baru terjadi nanti di kemudian hari.

Sebab pada awal 1800, hubungan-hubungan pribadi Pangeran Diponegoro masih terbatas pada wilayah di sekitar Yogyakarta saja. Semua masih tetap seperti ini hingga masa jabatan Residen Belanda H.G. Nahuys Van Burgst.

Baca Juga: Kisah Pasukan Raden Wijaya Kalahkan Mongol yang Sulit Ditaklukkan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!