Warga Kampung Akuarium Berharap Bisa Hidup Berdampingan dengan Situs Cagar Budaya
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 21:17 WIB
Pada mulanya lahan yang akan dibangun Kampung Susun Akuarium ini merupakan pulau hasil sedimentasi tanah yang dibawa aliran sungai Ciliwung menuju muara.
Sedimentasi tersebut terbentuk pada abad 18 dan berbentuk seperti pulau dan terletak di antara Museum Bahari dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Sejarah lokasi ini tidak bisa lepas dari sejarah Batavia hingga jelang masa kemerdekaan dan sejarah kontemporer Jakarta sendiri, termasuk pascareformasi.
Pada 1950, nama Akuarium menggantikan nama Pusat Laboratorium Penelitian Laut ketika Pemerintah Indonesia mengambil alih Laboratorium tersebut dari Belanda. Pusat laboratorium ini kemudian dijadikan Wisata Akuarium oleh Pemerintah Kota Jakarta saat itu. Sejarah tersebut turut melekat pada warga Kampung Akuarium. (Baca juga: Anies Sebut Penataan Kampung Akuarium Dilakukan Bersama Masyarakat)
Sedimentasi tersebut terbentuk pada abad 18 dan berbentuk seperti pulau dan terletak di antara Museum Bahari dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Sejarah lokasi ini tidak bisa lepas dari sejarah Batavia hingga jelang masa kemerdekaan dan sejarah kontemporer Jakarta sendiri, termasuk pascareformasi.
Pada 1950, nama Akuarium menggantikan nama Pusat Laboratorium Penelitian Laut ketika Pemerintah Indonesia mengambil alih Laboratorium tersebut dari Belanda. Pusat laboratorium ini kemudian dijadikan Wisata Akuarium oleh Pemerintah Kota Jakarta saat itu. Sejarah tersebut turut melekat pada warga Kampung Akuarium. (Baca juga: Anies Sebut Penataan Kampung Akuarium Dilakukan Bersama Masyarakat)
(jon)
Lihat Juga :