16 Warga Meninggal Akibat DBD, Kabupaten Jepara Berlakukan Tanggap Darurat

Senin, 04 Maret 2024 - 10:35 WIB
”Kasus DBD ini meresahkan semua pihak. Kami meminta masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pengendalian penyebaran DBD, seperti membersihkan tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas,” paparnya.

Pasien penderita DBD baik itu berstatus terjangkit maupun suspek yang tidak tahan menunggu antrean, terpaksa berobat di daerah tetangga terdekat yakni di Kabupaten Kudus sehingga jumlah kamar inap di rumah sakit daerah inipun semanipus banyak pasien dirawat.

Ketua DPRD Jepara Haizul Ma'arif, meminta pemerintah harus lebih serius melakukan penanganan kasus DBD di daerah ini, karena penetapan status tanggap darurat bencana non-alam atas meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) terlambat.

Jumlah pasien meninggal akibat DBD Jepara, berdasarkan data diterima dewan tersebar di beberapa desa yakni Desa Bulu, Ngeling, Sowan Lor, Bugel, Pulodarat, Panggang, Troso, Karanggondang, Suwawal, Keler, Kerso dan Ngabul.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!