Aksi Rawamangun Bergerak, BEM UNJ Tuntut Pemerintah Perhatikan Biaya Pendidikan yang Tinggi

Rabu, 28 Februari 2024 - 20:03 WIB
"Ya, karena setiap waktu pembayaran UKT (Uang Kuliah Tunggal) itu cukup banyak laporan yang masuk bahwa mereka kesulitan dan juga kita dari advokasi beberapa kali membantu mengadvokasi teman-teman mahasiswa," terang Tsabit.

Dia melanjutkan tuntutan agar turunnya biaya pendidikan di seluruh tingkatan pendidikan sedari SD hingga universitas harus menjadi perhatian pemerintah secara serius.

"Ini menjadi satu indikator bahwa ya memang biaya pendidikan itu mahal dan harus diperhatikan pemerintah," terang Tsabit.

Menambahkan penjelasan Tsabit, Komandan Green Force UNJ Bidang Sosial Politik, Muhammad Kholid Hidayatulloh mengungkapkan kendala biaya pendidikan ini sudah merata di kalangan masyarakat. Dia bahkan menyebutkan adanya rekan-rekan mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang terpaksa meminjam uang via pinjaman online (pinjol) untuk bisa berkuliah.

"Buat pinjol kita tidak hanya di UNJ, ada juga di beberapa kampus dan lembaga lain, seperti contoh di ITB. Mereka menyuarakan bahwa ada beberapa mahasiswa ITB bahkan ada mahasiswa ITB yang sampai harus terjerat pinjol untuk memenuhi biaya pendidikan," terang Kholid.

Maka dari itu, Kholid mengatakan jika pemerintah peduli dengan keberlangsungan masa depan anak-anak bangsa, sudah seharusnya biaya pendidikan perlu ditinjau kembali agar kebutuhan akan ilmu pengetahuan menjadi merata di seluruh Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!