Dinkes Jabar: 36 Warga Meninggal Dunia Akibat DBD, Terbanyak Wilayah Bogor

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:42 WIB
”Kalau kita lihat ini virus, dan kalau virus ini pasti berhubungannya dengan daya tahan tubuh, kalau daya tahan tubuhnya rendah itu akan lebih rentan. Jadi ada beberapa faktor resiko memang di anak-anak,” terangnya.

Dengan kondisi ini, Pemprov Jabar akan menggalakkan pencegahan DBD kembali sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, fasilitas kesehatan juga kini tengah diminta untuk siap siaga.

”Rumah sakit juga siap melaksanakan pelayanan terhadap pasien DBD, dan masyakarat tentunya harus tetap menjaga kebersihan, dan masyarakat juga harus bisa menyelesaikan 3M (menguras, menutup, dan mengubur genangan air),”tuturnya.

Terpisah, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, total ada 845 kasus demam berdarah di wilayahnya sejak awal 2024. Dari ratusan kasus tersebut, sebanyak 4 orang meninggal dunia dan hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan dan penangan secara langsung.

Bima meminta kader dan aparat di wilayahnya untuk melakukan antisipasi DBD secara bersama-sama. Dia mengimbau, puskesmas cepat mendiagnosis dan merujuk pasien dengan gejala DBD ke rumah sakit di Kota Bogor.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!