Pendampingan Demplot Dorong Kualitas Komoditas Pertanian Unggul
Kamis, 13 Agustus 2020 - 20:03 WIB
Salah seorang anggota kelompok tani Haris (55) berharap, adanya pendampingan demplot bisa menghasilkan kualitas cabai merah yang baik. "Pengennya dari pendampingan langsung ini, hasil panen cabai baik dan harganya bagus. Jadi kami sebagai petani kesejahteraannya naik," kata Haris yang diamini petani lainnya. (Baca: Jawa Barat Akan Kembangkan Teknologi 4.0 di Sektor Pertanian )
Counterpart kerja sama yang juga Widyaiswara BBPP Lembang Yeyep Dintan menambahkan, TTM juga memiliki program bantuan sosial kepada petani melalui program pinjaman saprodi. Nantinya hasil penjualan sayuran sekitar 90% akan disumbangkan ke beberapa tempat, seperti pesantren Al-Huda, Kecamatan Arjasari, dan panti asuhan lainnya. "Itu sebagai bentuk kepedulian bagi mereka yang terdampak COVID-19," imbuhnya.
Kerja sama BBPP Lembang dan TTM sudah dilakukan sejak tahun 2015 dalam bentuk pelatihan berbasis outcome. Selama pelatihan dari 2017-2019 telah mencetak 1.890 petani yang siap menciptakan komoditas pertanian unggul. Kerja sama juga mencakup pembangunan sarana prasarana penunjang yaitu 1 buah packing house dan 4 buah green house modern.
Counterpart kerja sama yang juga Widyaiswara BBPP Lembang Yeyep Dintan menambahkan, TTM juga memiliki program bantuan sosial kepada petani melalui program pinjaman saprodi. Nantinya hasil penjualan sayuran sekitar 90% akan disumbangkan ke beberapa tempat, seperti pesantren Al-Huda, Kecamatan Arjasari, dan panti asuhan lainnya. "Itu sebagai bentuk kepedulian bagi mereka yang terdampak COVID-19," imbuhnya.
Kerja sama BBPP Lembang dan TTM sudah dilakukan sejak tahun 2015 dalam bentuk pelatihan berbasis outcome. Selama pelatihan dari 2017-2019 telah mencetak 1.890 petani yang siap menciptakan komoditas pertanian unggul. Kerja sama juga mencakup pembangunan sarana prasarana penunjang yaitu 1 buah packing house dan 4 buah green house modern.
(don)
Lihat Juga :