Puting Beliung hingga Gempa Terjang 12 Daerah di Jabar Sepanjang 2024
Jum'at, 23 Februari 2024 - 20:21 WIB
Bencana longsor dan angin puting beliung terjang beberapa daerah di Kabupaten Garut, Senin (5/2/2024).
Kejadian longsor dilaporkan pertama kali terjadi di Desa Cipangramatan, Kecamatan Cikajang sekitar Pukul 09.00 WIB. Akibatnya, jalan lingkungan penghubung antara Kecamatan Cikajang dan Banjarwangi tidak dapat dilalui.
Dugaan sementara, longsor terjadi diakibatkan oleh kemiringan lereng yang curam dan ketidakmampuan tanah untuk menampung tingginya resapan air, sehingga mengakibatkan longsoran dengan kering sekitar 30 meter dan panjang sekitar 15 meter.
Selain bencana longsor, dilaporkan juga telah terjadi bencana angin puting beliung yang menimpa daerah di Desa Kersamenak, Kecamatan Tarogong Kidul pada pukul 14.30 WIB.
Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin puting beliung dan petir melanda wilayah Desa Kersamenak, hingga berdampak pada rusaknya beberapa rumah warga di bagian atap.
Sedikitnya, 7 rumah milik warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung ini. Tak hanya itu, akibat bencana tersebut sempat memutuskan jaringan listrik ke-7 rumah tadi, akibat tertimpa pohon bambu yang roboh.
Banjir akibat hujan deras membuat sebagian wilayah di Kabupaten Bandung dilanda banjir. Setidaknya 116 rumah terdampak kejadian ini.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar menyebutkan, banjir terjadi di Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, Rancaekek, dan Kecamatan Pangalengan, Selasa (8/1/2024). Ketinggian air antara 10-60 centimeter. Rata-rata setiap keluarga terdiri dari empat orang.
Banjir akibat luapan Sungai Cikapundung merendam ratusan rumah di pusat Kota Bandung, di Kelurahan Braga, Kamis (11/1/2024). Warga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga.
Banjir terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan deras di Kota Bandung sejak Kamis siang membuat aliran Sungai Cikapundung meluap dan menjebol salah satu titik tanggul.
Banjir melanda wilayah Kabupaten Majalengka sejak Minggu (11/2/2024), dan mulai berangsur surut pada Senin (12/2/2024) malam. Peristiwa itu terjadi pasca hujan dengan itensitas tinggi yang sebabkan meluapnya debit air Sungai Cipelang ke permukiman warga dan beberapa akses jalan tergenang.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, banjir sempat sebabkan 1.923 KK/5.641 jiwa terdampak, lokasinya berada di enam desa yang ada pada Kecamatan Kertajati, meliputi Desa Palasah, Pakubeureum, Kertawaringin, Kertajati, Bantarjati dan Babakan.
Kejadian longsor dilaporkan pertama kali terjadi di Desa Cipangramatan, Kecamatan Cikajang sekitar Pukul 09.00 WIB. Akibatnya, jalan lingkungan penghubung antara Kecamatan Cikajang dan Banjarwangi tidak dapat dilalui.
Dugaan sementara, longsor terjadi diakibatkan oleh kemiringan lereng yang curam dan ketidakmampuan tanah untuk menampung tingginya resapan air, sehingga mengakibatkan longsoran dengan kering sekitar 30 meter dan panjang sekitar 15 meter.
Selain bencana longsor, dilaporkan juga telah terjadi bencana angin puting beliung yang menimpa daerah di Desa Kersamenak, Kecamatan Tarogong Kidul pada pukul 14.30 WIB.
Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin puting beliung dan petir melanda wilayah Desa Kersamenak, hingga berdampak pada rusaknya beberapa rumah warga di bagian atap.
Sedikitnya, 7 rumah milik warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung ini. Tak hanya itu, akibat bencana tersebut sempat memutuskan jaringan listrik ke-7 rumah tadi, akibat tertimpa pohon bambu yang roboh.
5. Banjir Kabupaten Bandung
Banjir akibat hujan deras membuat sebagian wilayah di Kabupaten Bandung dilanda banjir. Setidaknya 116 rumah terdampak kejadian ini.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar menyebutkan, banjir terjadi di Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, Rancaekek, dan Kecamatan Pangalengan, Selasa (8/1/2024). Ketinggian air antara 10-60 centimeter. Rata-rata setiap keluarga terdiri dari empat orang.
6. Banjir Kota Bandung
Banjir akibat luapan Sungai Cikapundung merendam ratusan rumah di pusat Kota Bandung, di Kelurahan Braga, Kamis (11/1/2024). Warga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga.
Banjir terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan deras di Kota Bandung sejak Kamis siang membuat aliran Sungai Cikapundung meluap dan menjebol salah satu titik tanggul.
7. Banjir Majalengka
Banjir melanda wilayah Kabupaten Majalengka sejak Minggu (11/2/2024), dan mulai berangsur surut pada Senin (12/2/2024) malam. Peristiwa itu terjadi pasca hujan dengan itensitas tinggi yang sebabkan meluapnya debit air Sungai Cipelang ke permukiman warga dan beberapa akses jalan tergenang.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, banjir sempat sebabkan 1.923 KK/5.641 jiwa terdampak, lokasinya berada di enam desa yang ada pada Kecamatan Kertajati, meliputi Desa Palasah, Pakubeureum, Kertawaringin, Kertajati, Bantarjati dan Babakan.
Lihat Juga :