Kompak Buang Bayi, Sepasang Kekasih Terancam 5 Tahun Bui
Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:34 WIB
Petugas juga mengamankan satu stel baju lengan panjang, pendek, kaos kaki dan kaos tangan bayi, satu kardus untuk tempat meletakkan bayi dan mobil P 1231 QN yang digunakan untuk membuang bayi sebagai barang bukti (BB).
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah mengatakan, terungkapnya kasus ini, setelah warga Berjo Kulon, Sidoluhur, Godean melaporkan telah menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki di teras rumahnya, Rabu (29/7/2020) dini hari.
Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Selain meminta keterangan pelapor juga melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan data pendukung lainnya. Termasuk melihat rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi.
“Dari data itu berhasil mengindentifikasikan pelaku dan mengamankannya, Kamis (30/7/2020),” kata Deni saat ungkap kasus, di Mapolres Sleman, Kamis (13/8/2020).
Dari hasil pemeriksaan pasangan kekasih itu membuang bayi hasil hubungan gelap mereka atas kesepakatan bersama. Alasannya belum bisa merawat dan takut mencoreng nama kaluarga serta malu mempunyai anak di luar nikah. Sehingga usai melahirkan di bidan daerah Kasihan, Bantul, pada Selasa (28/7/2020) pukul 14.00 WIB, setelah pulang sepakat membuang bayi mereka.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah mengatakan, terungkapnya kasus ini, setelah warga Berjo Kulon, Sidoluhur, Godean melaporkan telah menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki di teras rumahnya, Rabu (29/7/2020) dini hari.
Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Selain meminta keterangan pelapor juga melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan data pendukung lainnya. Termasuk melihat rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi.
“Dari data itu berhasil mengindentifikasikan pelaku dan mengamankannya, Kamis (30/7/2020),” kata Deni saat ungkap kasus, di Mapolres Sleman, Kamis (13/8/2020).
Dari hasil pemeriksaan pasangan kekasih itu membuang bayi hasil hubungan gelap mereka atas kesepakatan bersama. Alasannya belum bisa merawat dan takut mencoreng nama kaluarga serta malu mempunyai anak di luar nikah. Sehingga usai melahirkan di bidan daerah Kasihan, Bantul, pada Selasa (28/7/2020) pukul 14.00 WIB, setelah pulang sepakat membuang bayi mereka.
Lihat Juga :